Stasiun Comal Kembali Layani Penumpang, 106 Orang Gunakan di Hari Pertama
Peluncuran layanan penumpang di Stasiun Comal (27/4/2026)--Humas Daop 4 PT.KAI
PEMALANG, diswayjateng.com – Setelah lama tak melayani penumpang, Stasiun Comal akhirnya kembali aktif. Di hari pertama pembukaan layanan, Senin (27/4), sebanyak 106 pelanggan tercatat memanfaatkan naik dan turun kereta di stasiun yang berada di Kabupaten PEMALANG itu.
Pengoperasian kembali layanan penumpang di Stasiun Comal dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang.
Kehadiran kembali stasiun ini diharapkan memberi kemudahan akses transportasi bagi warga Pemalang dan sekitarnya.
Peresmian ditandai dengan hadirnya Kepala Daop 4 Semarang Mohamad Arie Fathurrochman bersama Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Keduanya juga terlihat menyambut penumpang yang datang maupun berangkat.
Bagi masyarakat, aktifnya kembali Stasiun Comal menjadi kabar baik. Sebab kini warga memiliki pilihan transportasi kereta api yang lebih dekat, praktis, dan nyaman tanpa harus menuju stasiun lain.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, sambutan masyarakat pada hari pertama cukup positif.
“Pada hari pertama peningkatan layanan ini, tercatat sebanyak 106 pelanggan telah memanfaatkan layanan naik dan turun di Stasiun Comal, dengan rincian 72 penumpang naik dan 34 penumpang turun. Ini menjadi indikator awal bahwa kehadiran kembali layanan di Stasiun Comal disambut baik oleh masyarakat,” ujar Luqman.
Sebelum dibuka, Stasiun Comal lebih dulu menjalani pemeriksaan kelayakan atau ramp check oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Pemeriksaan mencakup fasilitas keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Mulai dari alat pemadam api ringan, jalur evakuasi, titik kumpul, ruang tunggu, toilet, musala, hingga informasi perjalanan dipastikan memenuhi standar pelayanan minimum.
Pada tahap awal, ada enam perjalanan kereta api yang melayani penumpang di Stasiun Comal. Tiga di antaranya yakni KA Kaligung relasi Brebes–Semarang Poncol, KA Kamandaka relasi Semarang Tawang–Cilacap, dan KA Joglosemarkerto relasi Solo–Semarang–Purwokerto–Yogyakarta, semuanya pulang pergi.
“Kami berharap peningkatan layanan ini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. KAI akan terus melakukan evaluasi berdasarkan tingkat okupansi dan animo masyarakat untuk pengembangan layanan ke depan,” tambah Luqman.
Stasiun Comal berada pada lokasi strategis dengan diapit oleh Kecamatan Ulujami, Bodeh, dan Ampelgading membuat penumpang dari kecamatan tersebut bisa naik dan turun di stasiun Comal.
Tiket keberangkatan dari Stasiun Comal kini sudah bisa dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, maupun kanal resmi lainnya.
Dengan kembali hidupnya layanan penumpang di Stasiun Comal, KAI berharap konektivitas wilayah semakin kuat dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut bergerak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: