Nekat Curi Besi Penutup Drainase, Komplotan Tujuh Bocah di Kudus Dikeler Polisi
Polisi dan warga mendatangi lokasi area drainase yang hilang penutup besinya. --
KUDUS, diswayjateng.com - Polisi mengungkap kasus pencurian besi penutup saluran air atau drainase di sejumlah wilayah Kabupaten Kudus. Yang mengejutkan, ternyata pelakunya adalah komplotan tujuh bocah.
Kasus ini terungkap setelah Polsek Kudus Kota menerima aduan warga terkait hilangnya tutup drainase. Lokasinya berada di Jalan Gang Mbah Mayung, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota Kudus, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.
Saat itu, aparat Bhabinkamtibmas bersama piket siaga Polsek Kudus Kota berpatroli rutin.
Mendapat laporan tersebut, polisi mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan. Polisi juga memeriksa saksi-saksi di sekitar tempat kejadian perkara.

Kapolsek Kudus AKP Subkhan menunjukkan besi penutup drainase yang dicuri tujuh bocah. --
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan petunjuk melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dalam video itu, terlihat tiga anak berboncengan satu sepeda motor yang diduga terlibat pencurian. Polisi dan warga mendatangi lokasi area drainase yang hilang penutup besinya. --
Rekaman CCTV itu, kemudian beredar luas di masyarakat. Kejadian itu mendapat kecaman warganet, sebab ternyata di sejumlah wilayah lain juga terjadi kasus serupa.
Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan kemudian memerintahkan para Bhabinkamtibmas meningkatkan patroli wilayah guna meredam keresahan warga.
Sekitar pukul 14.00 WIB, dua dari tiga terduga pelaku diamankan Bhabinkamtibmas Sunggingan bersama warga setempat.
Untuk menghindari amuk massa, kedua bocah dibawa ke Balai Kelurahan Sunggingan. Selanjutnya mereka diserahkan ke Polsek Kudus Kota.
"Dari dua anak yang diamankan, kami lakukan pengembangan hingga mengarah ke lima anak lainnya. Total ada tujuh anak yang kami amankan," kata AKP Subkhan, Jumat (24/4).
Ketujuh pelaku masing-masing berinisial MJF (13), MBA (13), FAP (13), NH (14), BCS (15), MAN (13), dan PA (14).
Dari keterangan pelaku kepada polisi, ketujuh anak itu diduga telah beberapa kali mencuri tutup drainase di wilayah Kecamatan Kota, Bae, dan Jati.
Selain itu, petugas juga mengamankan dua tutup drainase yang sempat dijual ke pengepul barang bekas di wilayah Kota Kudus.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: