BMKG: Puncak El Nino 2026 Datang Juli–Agustus, Semarang Berpotensi Lebih Kering dan Panas

BMKG: Puncak El Nino 2026 Datang Juli–Agustus, Semarang Berpotensi Lebih Kering dan Panas

Prakiraan cuaca Semarang menunjukkan fenomena pancaroba dengan suhu panas ekstrem di siang hari dan hujan lokal pada sore hingga malam.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, diswayjateng.id - Kondisi cuaca di Kota Semarang, Jawa Tengah, saat ini masih dipengaruhi masa peralihan atau pancaroba. Pada periode ini, perubahan cuaca ekstrem ditandai dengan suhu panas terik pada siang hari, yang kemudian berpotensi diikuti hujan pada sore hingga malam hari. 

 

Fenomena tersebut dipicu oleh pemanasan permukaan bumi yang cukup kuat di siang hari. Akibatnya, uap air naik ke atmosfer dan membentuk awan tebal yang berpotensi menurunkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah. 

 

Dijelaskan bahwa awan jenis cumulonimbus menjadi faktor utama terbentuknya hujan lokal dalam beberapa hari terakhir. Awan ini terbentuk akibat proses konveksi yang terjadi secara intens di wilayah perkotaan dan sekitarnya. 

 

“Pada siang hari, pemanasan permukaan bumi cukup kuat sehingga udara menjadi panas dan uap air naik. Kondisi ini membentuk awan tebal jenis cumulonimbus yang berpotensi menurunkan hujan,” ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Ferry Oktarisa, Rabu 8 April 2026. 

 

Hujan yang terjadi belakangan ini disebut lebih dominan dipengaruhi oleh faktor konvektif lokal. Selain itu, pergerakan angin dari arah timur hingga tenggara turut membawa massa udara dari wilayah pegunungan menuju dataran rendah seperti Semarang. 

 

Memasuki pertengahan April 2026, awal musim kemarau di Semarang diperkirakan mulai berlangsung secara bertahap. Wilayah Pantai Utara (Pantura) disebut akan lebih dahulu memasuki musim kemarau dibandingkan wilayah selatan.

 

Untuk kawasan Pantura, musim kemarau diprediksi dimulai pada pertengahan April.  Sementara itu, wilayah Semarang bagian selatan diperkirakan baru akan mengalami peralihan musim pada awal Mei mendatang.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: