Pembatasan Medsos, LP Ma’arif NU Pekalongan Sebut Kunci Ada di Orang Tua
Halal Bihalal LP Maarif NU Pekalongan bahas media sosial-Disway Jateng/ Bakti Buwono-
PEKALONGAN, diswayjateng.com - Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PCNU Kota PEKALONGAN mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam mengantisipasi dampak penggunaan media digital pada siswa.
Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan Halalbihalal dan Turba LP Ma’arif NU yang digelar di MSI 05 Sampangan, Kecamatan Pekalongan Timur.
Forum tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi antar lembaga pendidikan di bawah Yayasan Salafiyah Pekalongan.
Sejumlah unit pendidikan terlibat, mulai dari MI Salafiyah 1 Kauman, MSI 02 Keputran, MSI 05 Sampangan, hingga SMP dan MA Salafiyah.
BACA JUGA: Paskah di Batang, Cerita Hero Dalami Yesus di Prosesi Jalan Salib
BACA JUGA: DPR RI: Tanggul Laut Pekalongan–Batang Barat Masuk Peta Awal Proyek Nasional
Ketua Yayasan Salafiyah Pekalongan, Muh. Arif Wahyudi, mengapresiasi capaian dan perkembangan masing-masing lembaga pendidikan.
Ia berharap prestasi tersebut terus meningkat melalui sinergi seluruh elemen pendidikan.
“Saya berharap capaian ini terus ditingkatkan melalui kolaborasi bersama,” ujarnya, Sabtu 4 April 2026.
Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kota Pekalongan, Muhammad Subhan, menegaskan pentingnya peningkatan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan.
BACA JUGA: Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Kramat Batang, Sempat Minta Tolong
BACA JUGA: Target Pajak Batang Rp240,6 Miliar, PBB Jadi Andalan, Reklame dan Walet Lesu
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan sekolah, tetapi juga keterlibatan orang tua.
“Keterlibatan orang tua menjadi kunci dalam mendukung program pendidikan, terutama di era digital,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



