Arus Mudik di Pantura Pemalang Meningkat, Sejumlah Ruas Jalan Minim Penerangan
AKP Arief Wiranto, Kasatlantas Polres Pemalang saat memberikan keterangan kepada Disway Jateng (15 Maret 2026)--Mukhtarom
PEMALANG, diswayjateng.com – Arus mudik Lebaran di jalur Pantura Kabupaten PEMALANG pada Minggu, 15 Maret 2026, mulai mengalami peningkatan. Kendaraan pemudik, baik roda dua maupun roda empat, tampak semakin ramai melintas dari arah barat menuju timur, dari PEMALANG ke arah Semarang.
Peningkatan volume kendaraan tidak hanya terjadi di jalur Pantura, tetapi juga terpantau di ruas jalan tol yang melintasi wilayah Pemalang. Berdasarkan pemantauan petugas, jumlah kendaraan yang masuk dan keluar melalui Gerbang Tol Gandulan mengalami kenaikan dibandingkan dua hari sebelumnya.
Kasatlantas Polres Pemalang, AKP Arief Wiranto saat melakukan pantauan di Pos Pengamanan Gandulan menjelaskan bahwa lonjakan kendaraan mulai terlihat sejak akhir pekan ini.
“Baik, dapat kami jelaskan untuk situasi arus mudik di hari Minggu tanggal 15 Maret 2026 kali ini terdapat peningkatan dari segi jumlah kendaraan, baik itu di jalan tol, terpantau dari jumlah kendaraan yang masuk dan keluar dari Gate Tol Gandulan, yang sebelumnya di hari Jumat dan Sabtu berkisar di antara 5.000 dan 3.000, kemudian di hari ini meningkat menjadi sekitar 5.200,” ujarnya.
Selain itu, lonjakan juga terjadi di area peristirahatan. Rest Area 319B Pemalang mencatat peningkatan jumlah kendaraan yang cukup signifikan.
“Kemudian juga terdapat peningkatan kendaraan yang masuk ke Rest Area 319B Pemalang, yang mana di hari Jumat dan Sabtu hanya berkisar sekitar 200 kendaraan, tetapi untuk hari Minggu ini dapat mencapai angka 490, hampir menyentuh 500,” lanjutnya.
Di jalur Pantura sendiri, arus lalu lintas mulai dipadati kendaraan pribadi yang didominasi mobil keluarga dan sepeda motor milik pemudik.
“Kemudian untuk arus lalin di wilayah Pantura, di jalan Pantura juga terdapat peningkatan, terutama didominasi oleh kendaraan pribadi roda empat maupun roda dua, terutama dari arah barat, dari arah perbatasan Tegal dan Pemalang,” jelas Arief.
Meski arus kendaraan meningkat, pemudik diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di sejumlah ruas Pantura Pemalang. Pasalnya, beberapa titik jalan diketahui masih minim penerangan pada malam hari, salah satunya di Jalan Lingkar Utara Pemalang.
Kondisi jalan yang relatif gelap dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pemudik yang tidak familiar dengan kondisi jalur tersebut.
“Kami menghimbau kepada para pemudik, terutama yang mengendarai kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, ketika melewati jalan Pantura yang mana kondisi jalan yaitu ketika malam hari agak gelap dan minim penerangan, maka kami menghimbau untuk berhati-hati dan cek terlebih dahulu kondisi kendaraan, terutama penerangan dan rem, sebelum melaksanakan perjalanan,” pungkasnya.
Petugas juga mengingatkan pemudik untuk beristirahat di rest area apabila merasa lelah, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Pemudik diharapkan tidak segan untuk meminta bantuan polisi jika dalam perjalanan mengalami kendala, dengan menhubungi nomer telp 110 atau 0811270110, Polda Jateng memberikan layanan "Sipolan" dengan slogan gratis cepat mudah, untuk melayani pemudik diantaranya informasi jalur mudik, informasi rekayasa lalu lintas, jalur alternatif hingga bantuan kepolisian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: