Mudik Lebaran 2026 Mulai Ramai, Penumpang Turun di Stasiun Pekalongan Capai 16 Ribu
Suasana stasiun pekalongan belum lama ini-ist-
PEKALONGAN, diswayjateng.com – Memasuki hari keenam masa Angkutan Lebaran 2026, arus penumpang kereta api di Stasiun PEKALONGAN didominasi oleh penumpang yang turun dibandingkan penumpang yang berangkat.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Kota Pekalongan menjadi salah satu daerah tujuan utama para pemudik yang pulang ke kampung halaman pada musim mudik Lebaran tahun ini.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan masa Angkutan Lebaran 2026 mulai berlangsung sejak 11 Maret 2026.
Selama enam hari pelaksanaan Angkutan Lebaran tersebut, jumlah penumpang yang tiba di Stasiun Pekalongan tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan penumpang yang berangkat dari stasiun tersebut.
BACA JUGA: Jurnalis Dilarang Meliput Kegiatan Gubernur di Pekalongan dan Semarang, KKJ Jateng–DIY Protes Keras
BACA JUGA: Lebaran 2026, Pemudik Bisa Pakai Layanan JKN di Pekalongan Raya
"Para pemudik yang tiba di Stasiun Pekalongan mayoritas berasal dari berbagai kota besar di Pulau Jawa," katanya, Senin 16 Maret 2026.
Beberapa kota asal penumpang yang tercatat antara lain Jakarta, Bekasi, Karawang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya hingga Malang.
Para pemudik tersebut memanfaatkan layanan kereta api sebagai moda transportasi utama karena dinilai aman, nyaman, serta memiliki ketepatan waktu yang baik untuk perjalanan jarak jauh.
Selain memberikan kenyamanan perjalanan, peningkatan jumlah penumpang yang turun di Stasiun Pekalongan juga berdampak positif bagi aktivitas ekonomi daerah.
BACA JUGA: OTT KPK di Pekalongan, Pj Sekda Minta ASN Batang Hati-Hati
BACA JUGA: 44 Tiang Listrik Roboh Diterjang Puting Beliung di Batang, PLN Pekalongan Kerahkan 15 Tim
Pergerakan masyarakat yang pulang ke kampung halaman dinilai mampu menggeliatkan aktivitas ekonomi di wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya selama masa libur Lebaran.
“Momentum mudik Lebaran tidak hanya menjadi ajang silaturahmi keluarga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi daerah tujuan pemudik, termasuk di wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya,” kata Luqman Arif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: