Dihantam Gelombang Tinggi dan Cuaca Buruk, Ribuan Nelayan Jepara Terancam Kesulitan Beli Beras
Ribuan nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Jepara kini terancam tak bisa melaut.--
JEPARA, diswayjateng.com - Ribuan nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Jepara kini terancam tak bisa melaut. Kondisi ini dipicu gelombang tinggi dan cuaca buruk di perairan Jepara.
Musim paceklik yang menghantu ribuan nelayan ini, dikhawatirkan mereka kesulitan untuk membeli beras. Karena itu, pemkab setempat tergerak untuk memberikan bantuan pangan.
Sebanyak 7.500 orang nelayan yang mendapat bantuan beras, yakni berada di kampung nelayan Desa Bondo, Kecamatan Bangsri Jepara.
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi nelayan yang saat ini sedang mengalami masa paceklik akibat cuaca dan gelombang tinggi.
“Ini memang musim paceklik bagi para nelayan, apalagi mereka juga sedang menghadapi kebutuhan menjelang Lebaran, " ujar Bupati Jepara, Witiarso Utomo saat ditemui di Balai Desa Bondo.
Witiarso berada di Desa Bondo untuk memberikan bantuan beras kepada ribuan nelayan desa setempat pada Rabu (11/3/2026).
Bantuan beras yang bagi 7.500 nelayan di Jepara ini, merupakan bantuan dari salah satu perusahaan BUMN.
“Kurang lebih ada 36 ton beras yang kita bagikan hari ini. Harapannya bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para nelayan,” tambahnya.
Selain bantuan beras bagi nelayan, kata. Witiarso, pemerintah pusat sebelumnya telah menyalurkan bantuan bagi petani yang terdampak banjir di Jepara.
Menurut Witiarso, lahan pertanian yang terdampak banjir di awal Januari 2026 lalu mencapai sekitar 2.800 hektare. Sedangkan nilai kerugian sekitar Rp1,1 miliar.
Pemerintah pun telah menyalurkan 68,7 ton benih untuk membantu para petani di Jepara, agar dapat kembali melakukan penanaman.
“Terkait pupuk, saat ini juga sudah lancar. Para petani bisa mengakses pupuk melalui gapoktan-gapoktan yang ada,” jelasnya.
Nelayan Desa Bondo mendapat bantuan pangan saat musim paceklik ikan. --
Sementara itu, Sekretaris Forum Nelayan (Fornel) Jepara Utara Nanang Cahyo Hadi, berterima kasih kepada pemerintah serta pihak yang telah memberikan perhatian kepada para nelayan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholder dan pemerintah yang sudah membantu. Kami merasa dimanusiakan dengan perhatian ini. Ini hal yang luar biasa bagi kami,” ujar Nanang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: