Puting Beliung Batang Putuskan Pipa PDAM, Ribuan Pelanggan Sempat Terganggu
Direktur Utama Perumda Sendang Kamulyan Batang Mulyono saat tinjau lokasi pipa rusak terkena puting beliung-ist-
BATANG, diswayjateng.com – Bencana angin puting beliung yang melanda Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten BATANG, Jawa Tengah, mengakibatkan jaringan pipa air milik Perumda Sendang Kamulyan mengalami kerusakan.
Kejadian itu sempat mengganggu pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Direktur Utama Perumda Sendang Kamulyan Batang, Mulyono, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Wonotunggal pada Rabu sore.
Angin kencang tersebut merobohkan sejumlah pohon besar di sekitar lokasi jaringan pipa distribusi air milik perusahaan daerah tersebut.
BACA JUGA: 44 Tiang Listrik Roboh Diterjang Puting Beliung di Batang, PLN Pekalongan Kerahkan 15 Tim
BACA JUGA: Jasamarga Semarang Batang Penuhi Standar Pelayanan Minimal
Salah satu pohon yang tumbang diketahui jatuh tepat di atas jalur pipa air sehingga mengangkat pipa dari posisinya dan menyebabkan jaringan pipa mengalami kebocoran bahkan terputus.
“Iya, waktu itu ada hujan disertai angin besar di Wonotunggal. Banyak pohon tumbang, dan kebetulan di bawah pohon itu ada pipa kami. Ketika pohonnya roboh, pipa ikut terangkat sehingga terjadi kebocoran dan putus,” ujar Mulyono, Sabtu 7 Maret 2026.
Kerusakan pada jaringan pipa tersebut menyebabkan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah, khususnya di kawasan Kota Batang, sempat terganggu.
Mulyono mengatakan dampak paling terasa terjadi pada pelanggan di wilayah perkotaan yang mengalami gangguan suplai air selama proses perbaikan berlangsung.
BACA JUGA: Pohon Beringin Depan Kantor Bupati Batang Tumbang, Satu Mobil Ringsek
BACA JUGA: Revitalisasi Sekolah Harus Transparan, GNPK Batang Soroti Potensi dan Modus Korupsi
Sementara itu, wilayah layanan lainnya relatif masih dapat terlayani karena tidak terdampak langsung oleh kerusakan jaringan pipa utama tersebut.
“Dampaknya memang terasa untuk pelayanan di wilayah kota karena sempat mati. Sementara wilayah lain masih bisa terlayani,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
