TNI Buka Peluang Semua Desa di Kudus Bangun Jembatan Armco Tanpa Biaya
Proses pembangunan jembatan Armco pertama di Desa Pedawang Kudus--
KUDUS, diswayjateng.com- Puluhan personel TNI dari Kodim 0722/KUDUS terus memacu pembangunan jembatan Armco di Desa Pedawang, Kecamatan Bae.
Proyek infrastruktur desa itu dikerjakan dengan sistem kebut waktu, agar segera dimanfaatkan warga sebelum Hari Raya Idulfitri 2026.
Sejak dimulai pada Kamis (26/2/2026), para prajurit bersama pemerintah desa dan warga, kompak bekerja tanpa mengenal waktu.
Bahkan proses perakitan struktur utama berupa silinder baja besar atau pipa armco, dilakukan hingga malam hari demi mengejar target penyelesaian.
Jembatan ini dibangun sebagai akses penghubung langsung antara permukiman warga dengan area persawahan. Sebab kawasan itu selama ini terpisah oleh aliran sungai. 
TNI bersama Pemdes Pedawang bangun jembatan akses mobilitas ekonomi warga. --
Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie melalui Danramil Bae Kapten Inf Sri Widodo mengatakan, percepatan pembangunan jembatan menjadi prioritas utama, karena manfaatnya sangat dinantikan masyarakat.
“Kami bekerja sampai malam hari, karena targetnya selesai dalam dua minggu. Semangat gotong royong pemerintah desa dan masyarakat sangat membantu percepatan pekerjaan,” ujar Sri Widodo pada Minggu (1/3/2026).
Menurut Widodo, pembangunan jembatan Armco ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Yakni memperkuat konektivitas desa serta memperlancar jalur ekonomi masyarakat.
Untuk diketahui, Desa Pedawang menjadi lokasi pertama di Kabupaten Kudus yang menerima pembangunan jembatan jenis Armco.
Selama ini, kalangan petani desa setempat harus menempuh jalur memutar cukup jauh untuk mencapai lahan pertanian.
Tentu saja kondisi itu berdampak pada meningkatnya biaya operasional. Selain itu, waktu tempuh distribusi hasil panen.
“Harapannya akses ekonomi masyarakat semakin lancar, terutama bagi petani dan juga anak-anak sekolah yang setiap hari melintas,” jelasnya.
Kapten Sri Widodo menambahkan, Kodim 0722/Kudus juga membuka peluang bagi desa lain yang membutuhkan pembangunan akses serupa, baik berupa jembatan Armco maupun jembatan gantung.
“Tidak ada syarat khusus. Desa cukup mengajukan kebutuhan, nanti kami teruskan ke pusat. Prioritas utama tetap akses ekonomi masyarakat dan jalur pendidikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
