Banjir Rendam Jalur Pantura KM 7 Genuk, Arus Semarang–Demak Macet hingga 15 Kilometer
BANJIR: Pengendara menerobos banjir yang menggenangi jalan Nasional Kaligawe Semarang akibat luapan kali babon.-Dok. Warga-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.com – Banjir merendam Jalan Kaligawe Raya yang merupakan bagian dari Jalur Pantura di KM 7, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Senin 16 Februari 2026.
Genangan air setinggi 20–30 sentimeter menyebabkan arus lalu lintas dari dan menuju Kabupaten Demak lumpuh dan memicu antrean kendaraan hingga 15 kilometer.
Ruas yang menjadi penghubung utama Kota Semarang dengan Kabupaten Demak tersebut terdampak luapan Kali Babon setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu dan kawasan sekitar sejak pagi hari.
Air melimpas ke badan jalan dan memperlambat laju kendaraan, terutama truk logistik yang mendominasi jalur nasional tersebut.
Kapolsek Genuk Kompol Rismanto mengatakan kemacetan terjadi di dua arah akibat genangan yang belum sepenuhnya surut.
“Kemacetan dari arah Semarang mencapai sekitar 2 kilometer, sedangkan dari arah Demak mencapai sekitar 15 kilometer,” kata Rismanto saat dikonfirmasi, Senin 16 Februari 2026 pagi.
Menurut dia, kedalaman air yang mencapai 20 hingga 30 sentimeter membuat kendaraan roda dua dan mobil berukuran kecil kesulitan melintas.
Sementara itu, kendaraan besar seperti truk dan bus tetap berjalan perlahan sehingga memperparah kepadatan arus.
“Air setinggi itu cukup menghambat laju kendaraan kecil dan memperlambat kendaraan besar yang jumlahnya cukup banyak di jalur ini,” ujarnya.
Untuk mengurangi genangan, aparat kepolisian bersama pihak terkait melakukan langkah darurat dengan membongkar median jalan.
Upaya tersebut dilakukan agar air yang menggenang di sisi selatan dapat mengalir ke sisi utara dan mempercepat proses penyurutan.
“Median jalan kami bongkar supaya air bisa mengalir ke sisi utara untuk mengurangi genangan di sisi selatan,” jelas Rismanto.
Selain pembongkaran median, kepolisian juga menerapkan pengaturan lalu lintas di lapangan. Rekayasa arus dilakukan dengan mengalihkan kendaraan kecil ke jalur alternatif guna mengurangi beban di jalur utama Pantura.
Polsek Genuk berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Demak untuk mengurai kepadatan kendaraan dari arah timur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: