Masalah Makin Kompleks, Kepala DP3AP2KB Batang: Anak Lebih Percaya Teman Sebaya
Kongres Anak Batang VI berlangsung di Aula Pemkab Batang, Minggu 15 Februari 2026-Disway Jateng/Bakti Buwono-
BATANG, diswayjateng.id - Kongres Anak Batang ke VI di Aula Pemkab Batang menjadi panggung suara masa depan.
Kegiatan yang diselenggarakan Forum Anak Batang bersama Dinas P3AP2KB Kabupaten Batang itu menjadi momentum anak-anak memilih pengurus baru sekaligus merumuskan program kerja untuk memperkuat partisipasi anak di Kabupaten Batang.
Total 60 delegasi anak dari seluruh kecamatan duduk setara, berdiskusi tentang arah pembangunan daerah yang lebih ramah generasi muda.
Kepala DP3AP2KB Batang, Joko Prasetyo, menegaskan bahwa anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek yang harus didengar suaranya dalam setiap kebijakan daerah.
BACA JUGA: Diduga Frustasi Skripsi, Mahasiswa UMY asal Batang Bunuh Diri
BACA JUGA: HPN ke-80, Media Batang–Pekalongan Gelar Aksi Sosial Peduli Talasemia
“Anak-anak harus berani bersuara, berpendapat, menjadi pelopor dan pelapor agar Kabupaten Batang mandiri dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Joko, Minggu 15 Februari 2026.
Ia menambahkan bahwa forum anak kali ini murni digerakkan anak-anak sendiri, mulai dari perencanaan hingga evaluasi kegiatan, sebagai latihan kepemimpinan sejak dini.
Menurut Joko, 60 anak peserta berasal dari perwakilan kecamatan dengan minimal dua delegasi, sementara Kecamatan Batang mengirim lebih banyak karena jumlah sekolah lebih besar.
Ia juga mengingatkan bahwa persoalan anak makin kompleks, mulai dari perundungan hingga tekanan mental, sehingga pemerintah daerah telah menyiapkan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak untuk membantu kasus-kasus anak di Batang.
BACA JUGA: Warga Batang Keluhkan Lonjakan Pajak Kendaraan, Pemkab Jelaskan Tentang Opsen
BACA JUGA: Rawan Tumbang, Kecamatan Batang Pangkas Pepohonan Rimbun di Jalur Pantura
“Kadang anak takut bicara soal bullying atau masalah keluarga, jadi forum anak menjadi ruang aman untuk berbagi agar tidak ada keputusan ekstrem dari anak,” katanya.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3AP2KB Batang, Weni Ary Susanti, menjelaskan forum anak memiliki empat peran utama yaitu advokasi hak anak, konselor sebaya, pelopor kegiatan positif, dan pelapor masalah teman sebaya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: