Usai Unggah Chat Dimaki Ibu, Anak 12 Tahun di Demak Gantung Diri
Gambar ilustrasi ; tali gantung diri.--
Demak, diswayjateng.com - Usai unggah chat dimaki ibunya, seorang anak perempuan (12) di Demak, didapati tewas gantung diri di rumahnya. Tangkapan layar obrolan bernada makian dari ibunya sempat tersebar di media sosial yang menimbulkan asumsi ibu bunuh anak.
Menanggapi hal tersebut Kasat Reskrim Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, menyampaikan bahwa tangkapan layar itu diunggah beberapa hari sebelum kejadian, dimana memang ada nada kasar dari ibu korban.
"Screenshot itu adalah chat dari ibunya ke korban dan diunggah oleh korban di WhatsApp beberapa hari sebelum peristiwa gantung diri," kata Anggah
"Dalam unggahan tersebut korban juga menuliskan caption Di balik tawa gua disisi lain aku juga cape, " lanjut Anggah.
Peristiwa sendiri terjadi pada Kamis (12/2) sore, korban ditemukan oleh ibu korban saat sang ibu masuk rumah bersama adik korban, dan langsung berteriak memanggil tetangga.
"Dari CCTV, ibu korban naik mobil pulang ke rumah. Kemudian masuk ke rumah pukul 18.01 WIB. Posisi si ibunya ini masuk sambil menggendong anaknya atau adik korban," Anggah.
"Jam 18.03 WIB, ibu korban keluar dan berteriak. Jadi ibu korban ini yang pertama mengetahui anaknya gantung diri," ujar Anggah.
Menurut Anggah, tetangga yang mendengar teriakan itu lalu mendatangi korban. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit oleh ibu dan tetangganya.
"Dibawa ke rumah Rumah Sakit Wongsonegoro Semarang menggunakan mobil ibunya yang dikemudikan oleh tetangganya. Ibu korban mengikutinya dengan menggunakan sepeda motor," tutur Anggah.
Berdasarkan keterangan dari dokter forensik, Anggah menyampaikan bahwa terdapat luka yang mengindikasikan korban gantung diri. Ia juga menjelaskan beberapa ciri yang ditemukan oleh dokter.
"Dari dokter forensik menyampaikan bahwa ada luka akibat kekerasan tumpul berupa jejas atau lecet gantung pada leher. Didapatkan tanda mati lemas. Waktu kematian 2-6 jam sebelum pemeriksaan visum dilakukan," terang Anggah.
Sementara itu pihaknya mendapat laporan kejadian ini sekitar pukul 21.30 WIB, kemudian jajarannya untuk melakukan pendalaman, berdasar daro keterangan dokter dan bukti-bukti lain.
Sehingga dari bukti tersebut isu anak dibunuh oleh ibu terbantahkan dan dibantah oleh Kasat Reskrim Demak.
"Dari hasil pemeriksaan dokter forensik tadi, kemudian kita lihat rekaman CCTV yang menunjukkan ibu korban masuk ke rumah jam 18.01 WIB dan keluar jam 18.03 WIB sambil histeris untuk meminta tolong ke tetangga sebelah," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: