Wahana Pasar Dugderan Mulai Berdiri, Dugaan Kerusakan Jalan di Semarang Jadi Sorotan Publik 

Wahana Pasar Dugderan Mulai Berdiri, Dugaan Kerusakan Jalan di Semarang Jadi Sorotan Publik 

PEESIAPAN DUGDERAN: Pekerja mulai memasang wahana permainan di Alun-alun Semarang.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, diswayjateng.id – Persiapan tradisi tahunan Pasar Dugderan di Kota Semarang mulai terlihat dengan berdirinya sejumlah wahana permainan di sepanjang Jalan Ki Narto Sabdo. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian penyambutan bulan suci Ramadan ini menarik perhatian warga, namun di sisi lain memunculkan kekhawatiran terkait dugaan kerusakan fasilitas umum. 

 

Sorotan publik muncul setelah beredar informasi dan unggahan di media sosial yang memperlihatkan kondisi badan jalan beton yang diduga dilubangi untuk keperluan pemasangan wahana permainan. Kondisi tersebut memicu beragam reaksi warganet yang mempertanyakan komitmen penyelenggara dalam menjaga infrastruktur kota. 

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari, menegaskan bahwa sejak awal pihaknya telah memberikan rekomendasi agar seluruh rangkaian kegiatan Pasar Dugderan dilaksanakan tanpa merusak fasilitas umum. 

 

“Pasar Dugderan itu ada aktivitas perdagangan dan juga wahana permainan. Dalam rekomendasi yang kami keluarkan sudah ditegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tidak boleh merusak fasilitas umum,” ujar Indriyasari, Jumat 6 Februari 2026. 

 

Ia menjelaskan bahwa pengawasan teknis di lapangan bukan menjadi kewenangan Disbudpar. Menurutnya, pelaksanaan operasional Pasar Dugderan berada di bawah koordinasi Dinas Perdagangan Kota Semarang sebagai penanggung jawab utama kegiatan tersebut. 

 

“Untuk pengawasan di lapangan ada dinas teknis yang menangani, yaitu Dinas Perdagangan. Kami tidak menjadi leading sector dalam pelaksanaan Pasar Dugderan,” jelasnya. 

 

Meski begitu, Indriyasari memastikan bahwa persoalan yang telah menjadi perhatian masyarakat luas tidak akan dibiarkan berlarut-larut. Ia meyakini instansi terkait akan melakukan evaluasi dan mengambil langkah lanjutan guna memastikan kegiatan tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan keberlanjutan infrastruktur kota. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: