Wadah Aspirasi Masyarakat, DPRD Kota Tegal Launching Sidul Mas Melon
LAUNCHING – Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Amiruddin bersama Sekretaris DPRD M Rudy Herstyawan memperkenalkan inovasi terbaru Sidul Mas Melon.--
TEGAL, diswayjateng.com - Tak harus menunggu reses atau harus audiensi terlebih dahulu. Saat ini wadah aspirasi dan masukan masyarakat kepada wakil rakyat bisa dilakukan kapan saja. DPRD Kota Tegal launching Sidul Mas Melon, yaitu sistem informasi berbasis digital.
Selama ini, suara warga sering harus menunggu musim. Musim reses, musyawarah rencana pembangunan. Atau menunggu waktu luang untuk audiensi. Mungkin pula lewat aksi unjuk rasa.
Tidak semua orang mempunyai waktu. Tidak semua orang berani datang langsung. Maka, banyak keluhan berhenti di kepala. Tidak sampai meja wakil rakyat. Karena itu, DPRD Kota Tegal memilih jalan lain.
Sidul Mas Melon telah diperkenalkan dalam acara Podcast DPRD di Press Room, beberapa waktu lalu. Yang menarik bukan hanya soal teknologinya. Namun, soal komitmennya.
Setiap aspirasi yang masuk dicatat secara digital. Bukan hilang di tumpukan map. Bukan berhenti di meja resepsionis. Masuk, dicatat, dikoordinasikan dengan Pimpinan DPRD, lalu difasilitasi tindak lanjutnya ke Komisi-Komisi yang membidangi.
Untuk aspirasi yang berat, maksimal akan ditindaklanjuti lima hari setelah aspirasi masuk. “Yang sederhana langsung dalam satu dua hari,” kata Wakil Ketua DPRD Amiruddin yang hadir sebagai narasumber podcast.
Inilah perubahan cara berpikir. DPRD tidak lagi menunggu didatangi. Tapi membuka pintu, bahkan jendela, selebar-lebarnya. Bagi masyarakat, manfaatnya sederhana, namun penting. Hemat waktu. Hemat biaya. Aspirasi tercatat. Ada jejaknya. Ada harapannya.
Partisipasi publik pun terdorong naik, karena orang merasa suaranya tidak jatuh ke ruang hampa. Bagi DPRD sendiri, Sidul Mas Melon adalah tambang data.
Aspirasi terdokumentasi rapi. Pola kebutuhan masyarakat bisa dibaca. Mana yang sering dikeluhkan. Mana yang paling mendesak. Kerja menjadi lebih efisien. Dan yang paling mahal nilainya: kepercayaan publik.
Sidul Mas Melon juga menandai langkah transformasi digital di lingkungan DPRD Kota Tegal. Bukan sekadar ikut tren. Tapi menjawab kebutuhan zaman. Zaman ketika rakyat ingin cepat. Ingin jelas. Ingin transparan.
Tentu, semua sistem hanya alat. Yang menentukan tetap manusianya. Karena itu, Sekretaris DPRD Kota Tegal M Rudy Herstyawan mengajak masyarakat menggunakan kanal ini secara santun dan bertanggung jawab.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi secara santun dan bertanggung jawab, demi mewujudkan pemerintahan yang lebih terbuka, responsif, dan partisipatif,” ucap Rudy.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: