Upah Tenaga Outsourcing Naik, WES Pesan Bekerja Sepenuh Hati
SAMPAIKAN PESAN - Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo menyampaikan pesan-pesan kepada tenaga outsourcing di Pendapa Kecamatan Tegal Selatan. Mulai tahun ini, upah tenaga outsourcing resmi mengalami kenaikan.--
TEGAL, diswayjateng.com - Rabu kemarin (28/1), Pendapa Kecamatan Tegal Selatan bukan sekadar menjadi tempat berkumpul. Wajah-wajah yang biasanya datar, tiba-tiba berbinar saat pengumuman resmi disampaikan: upah tenaga outsourcing resmi naik mulai tahun ini.
Pendapa ini menjadi saksi perubahan nasib ratusan tenaga outsourcing dari berbagai instansi pemerintah di wilayah Kecamatan Tegal Selatan dan Kecamatan Tegal Timur.
Bukan naik seratus atau dua ratus ribu rupiah. Kenaikannya bahkan langsung menembus angka Upah Minimum Kota (UMK) yang telah digedog Pemerintah Daerah akhir tahun lalu.
Angka yang selama ini hanya mereka dengar, kini benar-benar mereka terima. Jika sebelumnya para tenaga outsourcing menerima upah Rp1.870.000 per bulan, kini nominal tersebut naik signifikan menjadi Rp2.526.000. Melonjak 35 persen.
Camat Tegal Selatan HMB Budi Santosa melihat kenaikan upah ini bukan sekadar angka. Menurut Budi, ini adalah wujud perhatian sekaligus komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal kepada mereka yang selama ini bekerja di balik layar, mulai dari petugas kebersihan, anggota linmas, hingga penjaga kantor. Mereka mungkin jarang disebut, namun perannya sangat terasa setiap hari.
“Tanpa tenaga outsourcing, pelayanan publik di lingkungan pemerintahan tidak akan berjalan selancar sekarang,” sebut Budi.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES) yang menghadiri acara tersebut.
WES mengucapkan terima kasih kepada Pemkot yang telah merespons aspirasi para tenaga outsourcing yang selama ini berharap upah mereka disesuaikan dengan UMK.
“Apa yang sudah menjadi impian tenaga outsourcing per 2026 sudah dikabulkan,” ujar WES.
Politisi Partai Golkar yang berasal dari Daerah Pemilihan Tegal Selatan itu mengaku, selama ini kerap menerima keluhan, surat, bahkan kunjungan langsung dari tenaga outsourcing yang menyampaikan harapan akan peningkatan kesejahteraan.
Aspirasi tersebut kemudian menjadi perhatian serius dan sempat berkali kali dibahas dalam Rapat Badan Anggaran DPRD saat membahas penganggaran.
“Ini merupakan harapan dan sekaligus permintaan hampir semua anggota DPRD, agar Pemkot segera merealisasikanya, dan alhamdulillah sekarang terwujud,” sebut WES.
Dengan dipenuhinya tuntutan tersebut, WES pun berpesan agar seluruh tenaga outsourcing dapat bekerja sepenuh hati dan melaksanakan tugas secara maksimal.
WES mengingatkan, meski ada waktu istirahat, kinerja tetap menjadi perhatian dan akan terus dipantau serta dievaluasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: