PKB Kota Pekalongan Dukung Pilkada Tidak Langsung, Nusron Singgung Fatwa NU
Ketua DPC PKB Kota Pekalongan, Nusron-ist -
PEKALONGAN, diswayjateng.com - Wacana pilkada tidak langsung kembali menghangat, dan Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Pekalongan menyatakan sikap yang tegas dan terbuka.
Ketua DPC PKB Kota Pekalongan, Nusron, menyebut pilkada tidak langsung justru lebih realistis dan minim mudarat dibandingkan sistem pemilihan langsung.
Menurut Nusron, sikap tersebut sejalan dengan pandangan PKB pusat yang sejak awal menjadi salah satu inisiator gagasan pilkada tidak langsung.
“Kalau pilkada tidak langsung, PKB pusat termasuk salah satu inisiatornya, artinya ya lebih setuju yang tidak langsung daripada yang langsung,” ujar Nusron, Minggu 25 Januari 2026.
BACA JUGA: PDI Perjuangan Batang Tegak Lurus Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ridwan: Kedaulatan di Tangan Rakyat
BACA JUGA: Ketua Golkar Batang: Pilkada Tidak Langsung Sesuai UUD 1945
Ia menambahkan, pandangan tersebut juga berkiblat pada fatwa Nahdlatul Ulama yang sejak lama menghendaki sistem pilkada tidak langsung.
Nusron menilai ketimpangan antara kemaslahatan dan kemudaratan dalam pilkada langsung sudah terlalu jauh.
Menurutnya, beban biaya politik dalam pilkada langsung tidak hanya menghantam calon, tetapi juga masyarakat dan partai pengusung.
“Timpang bagi masyarakatnya dan juga bagi calonnya, baik yang jadi maupun yang tidak jadi itu terbebani terlalu banyak biaya,” katanya.
BACA JUGA: Pilkada Tidak Langsung, Ketua DPC PKB Pekalongan Beri Usul dari Pengalaman Empiris
BACA JUGA: Wacana Pilkada Tidak Langsung Menguat, Gerindra Batang Nilai Lebih Kondusif dan Efisien
Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah memiliki pengalaman pilkada tidak langsung yang dinilai lebih praktis.
“Dulu kan sudah pernah juga dipilih tidak langsung, kayaknya praktis banget,” ucap Nusron.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: