19 Warga Sugihmanik Dikabarkan Alami Gejala Chikungnya, Dinkes Grobogan Lakukan Ini

19 Warga Sugihmanik Dikabarkan Alami Gejala Chikungnya, Dinkes Grobogan Lakukan Ini

PENCEGAHAN: Petugas melakukan fogging di permukiman warga Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah baru-baru ini. (Dok. Dinkes Grobogan)--

GROBOGAN, diswayjateng.com - Sedikitnya 19 warga Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan dikabarkan mengalami sejumlah gejala penyakit Chikungnya seperti demam tinggi disertai nyeri sendi hingga munculnya ruam kemerahan.

"Yang dicatat oleh warga 27 orang, tapi setelah dikroscek langsung temen-temen puskesmas saat melakukan penyidikan epidemiologi ternyata jumlahnya hanya 19 orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Djatmiko, saat dikonfirmasi Disway Jateng pada Kamis malam (22/1/2026).

Djatmiko menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan soal kejadian tersebut, serta melakukan konfirmasi dan verifikasi. Termasuk berkoordinasi dengan tim Puskesmas Tanggungharjo untuk melakukan penanganan.

"Kami sudah memberikan obat sesuai keluhan untuk meredakan gejala dan juga mempercepat proses pemulihan," ujarnya.

Selain memberikan obat kepada warga yang terjangkit, Djatmiko melanjutkan, Dinkes Grobogan bersama Puskesmas Tanggungharjo juga telah melakukan sosialisasi tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Sugihmanik.

"Untuk langkah pencegahan agar tak semakin menyebar, kami melakukan fogging di permukiman warga yang mengalami gejala dari Chikungunya," imbuhnya.

Untuk diketahui, Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui gigitan nyamuk serta gejalanya baru dirasakan sekitar dua hingga tujuh hari berikutnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: