PDI Perjuangan Batang Tegak Lurus Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ridwan: Kedaulatan di Tangan Rakyat

PDI Perjuangan Batang Tegak Lurus Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ridwan: Kedaulatan di Tangan Rakyat

ketua DPC PDI Perjuangan Batang Ahmad Ridwan -Disway Jateng/Bakti Buwono-

BATANG, diswayjateng.com - Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Batang tegas menolak wacana pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD

Penolakan tersebut disampaikan langsung Kepala DPC PDI Perjuangan Batang, Ahmad Ridwan, yang menegaskan bahwa rakyat harus tetap menjadi pusat demokrasi.

“Rakyat yang kita utamakan, urusan teknis itu nomor dua, yang pasti kedaulatan ada di tangan rakyat,” ujar Ahmad Ridwan melalui pesan singkat, Kamis 22 Januari 2026.

Ia menegaskan sikap tersebut sejalan dengan garis kebijakan Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan. Pihaknya tegak lurus dengan komando DPP PDI Perjuangan.

BACA JUGA: Es Teh Jumbo dan Seblak Ternyata Tak Ramah untuk Pertumbuhan Remaja Putri, DPC Persagi Batang Ingatkan Ini

BACA JUGA: Banjir Griya Nagita Batang Tembus 2,5 Meter, Warga Rumah Subsidi Terancam Pindah

Ahmad Ridwan menilai Pilkada melalui DPRD bukan sekadar perubahan teknis danlam sistem pemilihan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan kemunduran demokrasi yang serius.

Ia menyebut mekanisme Pilkada tidak langsung berpotensi menghidupkan kembali praktik oligarki dan politik transaksional.

Ruang-ruang tertutup DPRD dinilai rawan menjadi tempat tawar-menawar kepentingan elite. Kondisi itu dianggap menjauhkan rakyat dari proses pengambilan keputusan politik.

Narasi efisiensi anggaran yang kerap dikemukakan pendukung Pilkada tidak langsung dinilai hanya sebagai dalih.

Ahmad Ridwan menegaskan bahwa efisiensi tidak boleh dijadikan alasan untuk memangkas hak konstitusional rakyat.

BACA JUGA: Atap SLB Batang Ambruk di Tengah Jam Belajar, Tidak Ada Korban

BACA JUGA: Realisasi Investasi Kabupaten Batang 2025 Tembus Rp7 Triliun Didorong 688 Usaha Besar

Menurutnya, demokrasi tidak bisa disederhanakan hanya pada persoalan biaya dan teknis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait