AMPB Kawal Penuntasan Perkara OTT Bupati Pati Sudewo di KPK

AMPB Kawal Penuntasan Perkara OTT Bupati Pati Sudewo di KPK

Massa dari AMPB turun jalan mengekspresikan kegembiraan usai Bupati Pati Sudewo terkena OTT KPK. --

PATI, diswayjateng.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati Sudewo, menuai beragam reaksi dari masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah. 

Ironisnya, penangkapan terhadap orang nomor satu di Pati pada Senin (19/1/2026) pukul 00.30 WIB itu, terjadi di tengah kondisi kabupaten Bumi Mina Tani tengah dilanda bencana banjir besar di 12 kecamatan. 

Tertangkapnya Sudewo oleh KPK ini, membuat kaget Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang selama ini kontra dengan kebijakan Bupati Sudewo. 

AMPB yang sejak awal mengerahkan massa dalam unjuk rasa besar besaran pada pertengahan Agustus 2025 lalu, menuntut Bupati Sudewo mundur akibat kebijakanya yang kontroversi. 

Desakan mereka pun disanggupi DPRD Pati dengan munculnya Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati. Namun upaya pemakzulan kandas. 


Istri Teguh dan istri Supriyono alias Botok pentolan AMPBmendesak agar suami mereka dibebaskan yang ditahan di Rutan Pati--

Koordinator AMPB Harno mengaku kaget tertangkapnya sejumlah pejabat daerah dalam OTT KPK termasuk Bupati Pati. Peristiwa itu sangat melukai hati masyarakat Pati yang dilanda bencana banjir.

Rasa keprihatinan Harno terungkap saat agenda bertajuk konfrensi pers pasca OTT Bupati Sudewo, di depan kantor Pemkab Pati pada Selasa (20/1/2026). 

Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 dan berakhir 14.00 WIB ini, diikuti seratusan simpatisan AMPB. Massa membentangkan dua spanduk berisi kecaman tertangkapnya Bupati Pati oleh KPK. 

Dalam pernyataannya, Harno secara tegas mengaku prihatin dan kecewa atas dugaan praktik korupsi jual beli jabatan perangkat desa, yang disinyalir dilakukan Bupati Pati. 

Masyarakat Pati dibuat kaget, sebab di saat berjuang menyelamatkan harta benda dan nyawa dari terjangan banjir, malah dilukai dengan tertangkapnya Bupati Sudewo oleh KPK. 

Meski harus prihatin, Harno mewakili AMPB juga mengaku lega atas upaya tegas KPK dalam memberantas korupsi. AMPB berharap OTT Bupati Sudewo menjadi kesempatan perbaikan tata kelola pemerintahan di Pati.

"Tertangkapnya Sudewo melalui OTT KPK harus menjadi titik awal untuk membersihkan Pemkab Pati dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, " pinta Harno. 

Harno menambahkan, perjuangan masyarakat Pati tidak berhenti pada penangkapan satu pejabat saja. AMPB bakal terus mengawal jalannya pemerintahan di Pati, agar praktik serupa tidak terulang kembali.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: