Resmikan Ruas Jalan, Bupati Sragen Beri Ide Dermaga Pengembangan Wisata Makam Butuh
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas saat meresmikan ruas jalan butuh, Kecamatan Plupuh.--Mukhtarul Hafidh / diswayjateng.id
SRAGEN, diswayjateng.com – Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, meresmikan enam ruas jalan kabupaten yang telah rampung dikerjakan pada akhir tahun 2025. Peresmian pertama digelar sekitar kawasan Makam Butuh di Kecamatan Plupuh pada Senin (12/1).
Proyek terbesar dalam rangkaian ini adalah Rekonstruksi Jalan Jono - Tanon di Kabupaten Sragen sepanjang 3,33 KM dengan konstruksi beton senilai Rp6 miliar. Selanjutnya, terdapat pembangunan Jalan Brojol - Girimargo sepanjang 2,6 KM yang menggunakan kombinasi aspal dan beton dengan nilai proyek Rp3,660 miliar.
Ruas Jalan Kaloran - Ngrendeng juga telah rampung dikerjakan sepanjang 2,38 KM menggunakan konstruksi beton dengan anggaran sebesar Rp4,23 miliar. Di wilayah lainnya, Jalan Pagak - Nyawun sepanjang 1,690 KM diselesaikan dengan konstruksi beton senilai Rp2,970 miliar.
Sementara di Kecamatan Plupuh, terdapat dua titik krusial yaitu Jalan Pilang - Butuh sepanjang 0,330 KM dengan beton senilai Rp1.73 miliar, serta Jalan Lingkungan Makam Butuh sepanjang 0,417 KM yang kini telah diaspal dengan biaya Rp445 Juta.
BACA JUGA:Dana Desa Dipangkas Tajam, Sragen Bebas Kemiskinan Terancam Gagal
BACA JUGA:Wabup Sragen Singgung Etika SPPG, Soal Dapur MBG Sebelah Kandang Babi
Bupati menyampaikan ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik yang lebih baik. Terutama Infrastruktur untuk Ekonomi.
Dalam keterangannya, bahwa pembangunan ini bertujuan untuk memastikan konektivitas antarwilayah berjalan optimal.
"Hari ini Kita meresmikan hari ini 6 ruas jalan kabupaten yang dibangun untuk memastikan pelayanan publik terkait infrastruktur berjalan dengan baik, aktivitas ekonomi menggeliat, dan ada keamanan dari jalan yang dibangun itu," ujar Sigit Pamungkas.
Dia juga berpesan agar infrastruktur yang dibangun dengan uang rakyat ini dipelihara dengan baik oleh masyarakat.
Soal masih ada jalan rusak Bupati Sigit menegaskan bahwa pemerintah tetap melakukan pemetaan skala prioritas. "Itu kita prioritaskan lihat yang lain juga. Karena ini sudah mendapatkan alokasi cukup 2,2 miliar, nanti tempat-tempat sejauh mana itu menjadi prioritas," tutup Bupati.
BACA JUGA:Dapur MBG Sragen Berdiri di Samping Kandang Babi Berizin, Kok Bisa !
BACA JUGA:Anggaran Pilkada Selangit, Gerindra Sragen Dukung Penuh Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Selain peningkatan jalan, Bupati mengungkapkan visi pengembangan kawasan melalui pembangunan pedestrian dan dermaga di sekitar Makam Butuh. Namun, karena lahan yang ada masih milik warga, Bupati meminta adanya semangat gotong royong. Agar warga merelakan sebagian tanahnya untuk dibangun fasilitas publik oleh pemerintah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: