Viral Video Tragedi Buayan Kebumen, Pemkab Pastikan itu Hoax

Viral Video Tragedi Buayan Kebumen, Pemkab Pastikan itu Hoax

DAMPINGI - Bupati Kebumen LIlis Suryani berkunjung dan mendampingi keluarga korba, yaitu AZ anak korban yang masih selamat dari tragedi ini. --

KEBUMEN, diswayjateng.com – Miris! Kabar mengejutkan terkait tragedi seorang ibu rumah tangga yang nekat gantung diri bersama anaknya di Buayan KEBUMEN justru diwarnai dengan beredarnya video yang tidak semestinya.

Dalam narasi video tersebut, disebutkan bahwa korban gantung diri adalah seorang ibu dan dua anaknya. Korban merupakan warga Kecamatan Buayan, Kabupaten KEBUMEN.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten KEBUMEN, Wahyu Siswanti menghimbau warga lebih bijaksana dan cerdas dalam menyikapi informasi yang beredar di Masyarakat. Pasalnya, video yang beredar bukan yang sesungguhnya.  

Wahyu berharap masyarakat hati-hati ketika menerima informasi. ‘’Cek dulu kebenarannya. Atau bisa konfirmasi ke Pemkab atau aparat setempat sebagai sumber informasi yang bisa dipercaya," ujar Wahyu, Sabtu (10/1)

Wahyu membenarkan adanya kasus gantung diri yang dilakukan seorang ibu dan anaknya di Buayan, namun video dan narasi video yang beredar bukan video dari kejadian tersebut.

Video beredar menyebut korban meninggal dalam peristiwa di Buayan tiga orang, lanjut Wahyu, itu juga tidak benar. Pasalnya, korban meninggal dalam peristiwa tragis ini hanya 2 orang.

Korban tersebut adalah AT (35), seorang ibu warga Kecamatan Buayan dan satu anak lelakinya berumur 4 tahun.

Video yang tidak jelas diketahui sumbernya itu juga menyebutkan korban meninggal karena himpitan ekonomi. Padahal dari penelusuran di lapangan, korban meninggal bukan karena semata keterbatasan ekonomi. Tapi ada unsur korban mengalami depresi karena kelakuan suami dengan perempuan lain.

Pemerintah Beri Dukungan Keluarga Korban

Pemerintah Kabupaten KEBUMEN memberikan memberikan perhatian khusus terhadap kasus ibu rumah tangga yang gantung diri bersama anaknya ini.

Bupati KEBUMEN, Lilis Nuryani secara langsung mengunjungi kediaman korban, Jumat (9/1/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan duka mendalam kepada pihak keluarga sekaligus memastikan langkah pendampingan psikologis dan bantuan darurat bagi AZ, anak korban.

Bupati menjelaskan, kunjungan ini dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus memastikan langkah pendampingan psikologis dan bantuan darurat bagi anggota keluarga yang ditinggalkan pasca-peristiwa memilukan yang terjadi beberapa hari lalu.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten KEBUMEN hadir untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan tidak sendirian. ‘’Kami memberikan dukungan moral, bantuan ekonomi, pendampingan psikologis, hingga pembebasan biaya visum. Harapannya, tragedi seperti ini tidak terulang kembali,” ungkap Bupati Lilis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: