Penyuluh KUA Wirosari Bimbingan Rohani dan Mendoakan Pasien Rawat Inap Puskesmas

Penyuluh KUA Wirosari Bimbingan Rohani dan Mendoakan Pasien Rawat Inap Puskesmas

Penyuluh Agama Islam KUA Wirosari memanjatkan doa bersama pasien dan keluarganya dalam kegiatan Bimbingan Rohani (Bimroh) di Puskesmas Wirosari 1, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (5/1/2026). (Achmad Fazeri/Disway Jateng)--

GROBOGAN, diswayjateng.com - KUA Wirosari di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Grobogan intens melakukan program Bimbingan Rohani (Bimroh) kepada pasien rawat inap di Puskesmas Wirosari 1.

Program Bimroh tersebut dilakukan setiap Senin sekitar pukul 10.00 WIB selama seluruh Penyuluh Agama Islam KUA Wirosari tak berhalangan hadir karena harus dinas keluar kota atau acara serupa lainnya.

"Kami mulai masuk ke Puskesmas Wirosari sejak Agustus 2025 lalu, berlangsung hingga sekarang," ungkap salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Wirosari, Kludori kepada Disway Jateng di sela-sela Bimroh, pada Senin (5/1/2026).

Kludori menjelaskan, Bimroh ini merupakan salah satu bentuk sinergi lintas sektoral yang dilakukan oleh KUA Wirosari dengan Puskesmas Wirosari 1. Adapun tujuannya untuk memberikan semangat, motivasi, serta penguatan spiritual kepada pasien rawat inap supaya tetap sabar dan optimis dalam menghadapi ujian sakit.

Dalam kegiatan Bimroh tersebut, para penyuluh menyampaikan tausiah singkat soal pentingnya kesabaran, ikhtiar, dan tawakal kepada Allah SWT. Selain itu, juga mengajak pasien agar senantiasa terus berzikir dan berdoa sebagai sebuah bentuk mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta.

Suasana terasa haru dan khidmat saat penyuluh dengan pasien serta keluarganya memanjatkan doa bersama untuk memohon kesembuhan dan kesehatan.

"Melalui Bimroh ini, diharapkan pasien mendapat ketenangan batin serta dorongan positif supaya mempercepat proses penyembuhan," terangnya.

Kludori menyatakan, kegiatan Bimroh merupakan wujud nyata kepedulian dari KUA Wirosari dalam rangka menghadirkan layanan keagamaan yang menyejukkan dengan interaksi humanis sehingga menumbuhkan semangat hidup bagi masyarakat, khususnya mereka yang sedang berjuang sekuat tenaga untuk melawan penyakit.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: