Rumah Warga Cilongok Tegal Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Capai Rp100 Juta

Rumah Warga Cilongok Tegal Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Capai Rp100 Juta

ASESMENT - Petugas PMI Kabupaten Tegal saat melakukan asesment rumah terbakar di Desa Cilongok, Kecamatan Balapulang, Sabtu (3/1/2026) malam.--

SLAWI,  diswayjateng.com – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tegal. Sebuah rumah milik warga di Desa Cilongok RT 02 RW 03, Kecamatan Balapulang, dilalap si jago merah pada Sabtu (3/1/2026) petang.

Peristiwa tersebut menghanguskan hampir seluruh bangunan rumah dan menyebabkan satu keluarga kehilangan tempat tinggal.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 18.20 WIB. Informasi awal diterima petugas posko PMI dari warga setempat yang melaporkan adanya kebakaran rumah di Desa Cilongok.

“Begitu menerima laporan dari warga, petugas posko PMI langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan dampak kebakaran,” ujar Iman Sisworo saat dikonfirmasi, Sabtu malam.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebakaran berawal sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, anak pemilik rumah yang mengalami gangguan mental diduga membakar hordeng atau tirai rumah. Api dengan cepat merambat dan membesar, sehingga sulit dikendalikan.

BACA JUGA:Kebakaran Rumah di Desa Saban, Diduga Korsleting Listrik Saat Ngecas Handphone

BACA JUGA:Kebakaran di Kota Semarang Sepanjang 2025 Turun Jadi 275 Kasus, Enam Orang Meninggal

Sekitar 20 menit kemudian, orang tua korban menyadari api sudah membesar dan melahap bagian rumah. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya membantu memadamkan api secara mandiri menggunakan peralatan seadanya.

“Warga bergerak cepat melakukan pemadaman secara gotong royong. Api baru bisa dipadamkan kurang lebih satu jam kemudian,” terang Iman.

Rumah yang terbakar diketahui milik Moh. Sanad. Akibat kebakaran tersebut, rumah korban mengalami rusak berat. Sebanyak satu kepala keluarga (KK) dengan enam jiwa terdampak langsung dalam peristiwa itu.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Iman Sisworo menambahkan, saat ini kebutuhan mendesak bagi korban adalah material bangunan untuk memperbaiki rumah yang rusak parah. PMI Kabupaten Tegal akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu proses penanganan pascakebakaran.

BACA JUGA:Darurat Hidran di Kota Semarang: Dari 79 Titik, Hanya 10 Aktif Saat Kebakaran Sisanya Tertimbun dan Hilang

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait