Siagakan 381 personel, Polres Semarang Larang Kembang Api Saat Malam Tahu Baru

Siagakan 381 personel, Polres Semarang Larang Kembang Api Saat Malam Tahu Baru

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ayni (kiri). Foto : ist/Erna Yunus Basri--

SEMARANG - Menyiagakan 381 personelnya, Polres Semarang meneruskan instruksi Kapolri terkait larangan pesta kembang api saat Tahun Baru 2026. 

Hal ini disampaikan Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., disela kegiatan memantau pembangunan jembatan yang terkena air bah di Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Selasa 30 Desember 2025.

Turut mendampingi Kapolres, Wakapolres Semarang Kompol Erwin Chan Siregar dan sejumlah Pejabat Polres Semarang

Disampaikan Kapolres, kebijakan larangan pesta kembang api diambil sebagai bentuk empati terhadap bencana yang melanda Sumatera.

"Kami dari Polres Semarang mengimbau kepada masyarakat Kab. Semarang, untuk tidak menyalakan kembang api atau petasan. Mari kita isi dengan acara doa bersama dan kegiatan positif lainnya dengan khidmat, mendoakan saudara saudara kita di pulau Sumatra yang terkena bencana. Semoga saudara saudara kita bisa kembali dalam suasana normal, sehat dan melaksanakan kegiatan sebagaimana mestinya," ungkap AKBP Ratna.

Ia juga menyampaikan, jika moment perayaan pergantian tahun 2025-2026 di wilayah Kabupaten Semarang, Polres Semarang berikan jaminan kawal kegiatan tersebut. 

Dimana, dalam pengamanan pergantian malam tahu baru 2025 ke 2026, Polres Semarang juga menyiagakan 381 personel. 

"Termasuk beberapa titik yang menjadi konsentrasi berkumpulnya masyarakat. Kami akan ploting 381 personel di sejumlah titik, sesuai tingkat antusias masyarakat dalam malam pergantian tahun," ungkapnya.

Polres Semarang juga akan melakukan rekayasa arus Lalu lintas, terutama di seputaran Alun alun Bung Karno Kalirejo Ungaran. Dimana Alun alun Bung Karno, masih menjadi sentra kumpul masyarakat dalam pergantian tahun kali ini.

Seperti tahun tahun sebelumnya, wilayah hukum Polres Semarang diprediksi masih menjadi primadona warga Kab. Semarang bahkan luar Kab. Semarang, dalam merayakan pergantian tahun baru. 

Oleh sebab itu, Polres Semarang telah mempersiapkan personel dengan menggandeng Stake Holder terkait, sehingga wilayah Kab. Semarang dapat tercipta situasi Kondusif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: