Dinas Porapar Kabupaten Tegal Berbagi Ilmu Kepemimpinan

Dinas Porapar Kabupaten Tegal Berbagi Ilmu Kepemimpinan

MATERI - Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Porapar berikan materi kepemimpinan.Foto:Hermas Purwadi/diswayjateng.id--

SLAWI, diswayjateng.id - Memasuki Tahun Akademik 2025/2026, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nahdlatul Ulama (STKIP NU) Kabupaten Tegal melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP NU menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

‎Ketua BEM STKIP NU Tegal 2024-2025 Abda Syahrul Ramadan yang didampingi oleh Ketua Panitia Pelaksana PKKMB STKIP NU Tegal 2025 Moh Adibul Atsna Farkhani mengatakan bahwa PKKMB STKIP NU 2025 dilaksanakan selama 3 (tiga) hari Jumat-Minggu, 12 hingga 14 September 2025 bertempat di area Kampus STKIP NU Tegal, Procot, Slawi.



‎Dengan jumlah peserta adalah 130 mahasiswa baru dari 3 (tiga) Program Studi (S1), yaitu  Pendidikan Ekonomi Pendidikan Informatika dan Bimbingan & Konseling.

‎Tema yang diusung dalam PKKMB 2025 ini adalah 'Menyala Dalam Semangat, Bergerak Untuk Perubahan, Bersinar dengan Harapan'. PKKMB STKIP NU Tegal 2025 dibuka secara resmi oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman.

BACA JUGA:Dinas Porapar Kabupaten Tegal Adakan Jambore Pemuda ‎

BACA JUGA:Dinas Porapar Kabupaten Tegal Gelar Survei Kepuasan Masyarakat ‎

‎Adapun yang menjadi pemateri dalam kegiatan PKKMB ini adalah selain dari internal Kampus (Ketua dan Wakil Ketua STKIP NU Tegal), juga dari eksternal kampus yaitu mewakili Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Tegal, Kepala Bidang Kepemudaan Bintang Suryowicaksono ST MSi dan Kepala BNN Kota Tegal Dr H Nasrudin SAg MMPd, yang wilayah kerjanya meliputi Kabupaten dan Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes.

‎Dalam materi tentang leadership atau kepemimpinan, mengutip dari Mark plus institute, Kepala Bidang Kepemudaan Bintang Suryowicaksono menjelaskan 10 Leadership skill yang dibutuhkan seorang pemimpin. "Yaitu  trust building,  empati, komunikasi, umpan balik positif, kemampuan mendengarkan, kesabaran, problem solving, delegasi, penyelesaian konflik, dan fleksibel atau luwes," ujarnya.

‎Namun tetap dalam koridor norma hukum dan etika. Lebih lanjut menurut Bintang yang memiliki pengalaman menjadi Ketua OSIS SMP 1 Slawi, Ketua 3 Laboratorium di Jurusan Teknik Industri ITENAS Bandung, Procurement Supervisor di PT.Rubycon Indonesia PMA Jepang di Batam Kepri,  hingga saat ini menjadi Kepala Bidang Kepemudaan Dinas PORAPAR, terdapat manfaat pemuda aktif berorganisasi.

‎"Diantaranya pengembangan keterampilan, peningkatan relasi dan jaringan, pengetahuan dan wawasan, melatih mental dan disiplin, serta persiapan dunia kerja," cetusnya.

BACA JUGA:Dinas Porapar Kabupaten Tegal Lepas Kontingen Atlet  Pelajar Disabilitas di Ajang Peparpeda ‎

BACA JUGA:Dinas Porapar Kabupaten Tegal Gelar Seleksi Tari Tunggal Kreasi Daerah

‎Terakhir, menutup materi Bintang menyimpulkan bahwa seorang pemimpin yang efektif. Harus bisa membawa perubahan positif dalam organisasinya dan menciptakan lingkungan kerja yang positif. (adv)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait