Waduk Cacaban Sepi Wisatawan, Begini Respon Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal
PARIPURNA - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PKS H Bakhrun saat mengikuti Rapat Paripurna.Foto: Yeri Noveli/diswayjateng.id --
SLAWI, diswayjateng.id – Keindahan Waduk Cacaban di Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng. Sebenarnya sudah sangat layak menjadi destinasi wisata unggulan. Namun sayangnya, minat wisatawan untuk berkunjung masih tergolong rendah.
Padahal, tahun 2025 ini, Pemkab Tegal menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata Waduk Cacaban sebesar Rp900 juta.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PKS H Bakhrun, mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) agar bersinergi memaksimalkan potensi yang ada.
“Waduk Cacaban itu sudah bagus, bahkan lahannya juga sudah ada untuk Bumi Perkemahan atau Bumper. Sayang kalau tidak dimanfaatkan,” kata Bakhrun.
BACA JUGA:DPRD Kabupaten Tegal Minta Bantuan 1.000 Bibit Pepaya Tidak Muspro
BACA JUGA:Puluhan Tenaga Kontrak Adukan Nasib ke DPRD Kabupaten Tegal
Dia menyarankan agar kegiatan perkemahan siswa SD, SMP, dan SMA bisa dipusatkan di Waduk Cacaban, khususnya saat musim kemah. Namun, agar kegiatan tersebut bisa terlaksana dengan baik, perlu didukung fasilitas pendukung seperti MCK, musala, dan sarana prasarana lainnya.
“Sarana-prasarana harus ditingkatkan. Akses jalan juga harus diperhatikan. Kalau semua siap, bukan hanya kegiatan kemah, tapi juga outbound oleh BUMD dan instansi lain bisa dilaksanakan di sana,” ujarnya.
Menurut Bakhrun, upaya ini penting dilakukan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan, sekaligus mendukung tercapainya target PAD dari sektor pariwisata.
Selain kemah dan outbound, Bakhrun juga menyarankan agar Dinas Porapar menggelar lomba mancing di Waduk Cacaban. Hal ini dinilainya sejalan dengan karakteristik waduk tersebut yang dikenal sebagai habitat ikan nila.
BACA JUGA:DPRD Kabupaten Tegal Usulkan Ranperda Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha
BACA JUGA:Fraksi PKS DPRD Kabupaten Tegal Dorong Sinergi Penanggulangan Bencana
“Setiap tahun Pemkab Tegal juga rutin menabur benih ikan di Waduk Cacaban. Lomba mancing bisa menjadi salah satu daya tarik tambahan untuk mengundang masyarakat datang,” ucapnya.
Waduk Cacaban yang dibangun oleh Presiden Ir Soekarno pada tahun 1952 ini awalnya difungsikan sebagai sarana irigasi untuk pertanian. Namun kini, dengan panorama alam yang indah dan semakin banyaknya warung makan di sekitar lokasi, potensi pariwisatanya dinilai sangat besar.
“Sekarang tinggal bagaimana Dinas Porapar bisa berinovasi dan membuat kegiatan rutin di sana agar suasana lebih hidup dan ramai pengunjung,” pungkas Bakhrun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: