Diangkat PNS Bukan Perkara Mudah, Bupati Witiarso Ancam 339 CPNS Tidak Tergiur Pungli
Bupati Witiarso saat serahkan SK Pengangkatan CPNS Formasi 2024-arief pramono/diswayjateng.id-
JEPARA, diswayjateng.id– Pelayanan bebas pungutan liar (pungli) menjadi komitmen tegas Pemkab Jepara. Integritas pelayanan, merupakan cerminan bahwa Pemkab Jepara bersih dari praktik curang.
Penegasan itu dilontarkan Bupati Jepara, Witiarso Utomo saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024. Agenda ini bertempat di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Jepara.
SK pengangkatan CPNS ini, diberikan kepada 339 peserta yang dinyatakan lolos dan resmi menjadi CPNS. Rincian formasi yang diterima meliputi 141 tenaga teknis dan 198 tenaga kesehatan.
"Kami benar-benar menekankan hal ini (pungli) agar tidak tergoda oleh pihak luar untuk mendapatkan pelayanan secara tidak sah,” tegas Witiarso.
Witiarso juga berpesan terutama bagi CPNS untuk tidak tergiur dengan pungli. Khususnya pagi pegawai Pemkab Jepara yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat.
“Bersikaplah ramah dan tingkatkan jiwa pelayanan. Kita melayani masyarakat dengan ikhlas, tanpa menerima imbalan apapun,” pinta Witiarso.
Bupati Witiarso mengakui, menjadi PNS bukanlah perkara mudah. Karena itu, kini saatnya menjadi pelayan bagi masyarakat Kabupaten Jepara.
Untuk diketahui, sebanyak 5.967 pelamar mengikuti proses seleksi CPNS tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 375 formasi dibuka dan 339 peserta dinyatakan lolos dan resmi diangkat menjadi CPNS.
Perincian formasi yang diterima di Pemkab Jepara, terdiri dari 141 tenaga teknis dan 198 tenaga kesehatan. Proses seleksi berlangsung secara transparan dan tanpa dipungut biaya.
Ratusan CPNS yang menerima SK ini, menyatakan komitmen mereka menjalankan tugas penuh semangat. Selain itu, tidak ada satupun yang mengundurkan diri.
Sebagai bagian dari ketentuan pengangkatan, CPNS diwajibkan tidak mengajukan pindah selama 10 tahun ke depan. Adapun gaji pertama mereka akan mulai diberikan pada awal bulan Juni mendatang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: