Gelar Pendampingan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia

Gelar Pendampingan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia

SUPPORT - Plt Kepala Dinas Dikbud memberi support peserta PKBI.Foto:Hermas Purwadi/diswayjateng.id--

SLAWI, diswayjateng.id  — Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal. Menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) bagi para pendidik di wilayah Kabupaten Tegal.

‎Kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis (22/8/2025) dan Jumat (22/8/2025) bertempat di Gedung C Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Tegal. Sebanyak 50 peserta mengikuti pendampingan ini, terdiri atas Kepala Sekolah SMP berlatar belakang mata pelajaran Bahasa Indonesia serta guru-guru mata pelajaran bahasa Indonesia.

‎Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Winarto SE MM menyampaikan bahwa penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar menjadi salah satu kunci peningkatan mutu pendidikan.  "Kebijakan ini sejalan dengan  tri gatra bangun bahasa," ujarnya, Jumat (22/8/2025) .

‎Pihaknya berharap utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasi bahasa asing. "Guru bahasa Indonesia  memegang peran strategis dalam menanamkan kecintaan, keterampilan, dan penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah kepada peserta didik," cetusnya.

BACA JUGA:Dinas Dikbud Kabupaten Tegal Gelar Workshop Satu Hari Belajar Bersama Guru Hebat ‎

BACA JUGA:Sosialisasi Mading Digital Bareng Paguyuban Pengurus KWK Dinas Dikbud Kabupaten Tegal ‎

‎Sementara itu, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menjelaskan bahwa kegiatan PKBI ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan bahasa Indonesia yang efektif. Baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan, serta dalam praktik pembelajaran.

‎Kegiatan ini dilaksanakan secara blended learning, jadi sudah ada tahapan secara saring, mengerjakan tugas-tugas secara individu juga kelompok, diawal ada tes awal dan ada tes akhir yang dilaksanakan dihari kedua pada sesi terakhir dilanjut nanti ada UTBI Uji Tes Bahasa Indonesia sebagai tindak lanjut, dan yang lulus akan mendapat sertifikat toefel bahasa Indonesia.

‎Selama dua hari, peserta mendapatkan materi seputar kaidah kebahasaan, strategi pembelajaran bahasa yang inovatif. Serta praktik penerapan bahasa Indonesia dalam administrasi sekolah dan pembelajaran. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif. "Sehingga peserta tidak hanya menerima teori tetapi juga berkesempatan berdiskusi dan mempraktikkan langsung," ungkapnya.

‎Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para kepala sekolah dan guru bahasa Indonesia semakin terampil dan percaya diri dalam menggunakan bahasa Indonesia sesuai kaidah. Lebih jauh lagi, hasil kegiatan PKBI ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah SMP di Kabupaten Tegal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait