Debt Collector Diamuk Warga, Polres Grobogan: Tiga Pelaku sudah Diamankan
Tangkapan layar video viral DC nyaris diamuk massa di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Sabtu (5 April 2025) malam. (Achmad Fazeri/diswayjateng.id)--
GROBOGAN, diswayjateng.id - Debt Collector (DC) yang diamuk warga di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (5 April 2025) petang, saat ini dalam penanganan Satreskrim Polres Grobogan.
Kapolres Grobogan melalui Kasihumas Polres Grobogan, AKP Danang Esanto menyebutkan, antara korban maupun pelaku merupakan warga Klaten, Jawa Tengah.
"Jadi korban sebenarnya seorang pria, tapi STNK atas nama wanita," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima diswayjateng.id, Selasa (8 April 2025).
AKP Danang menjelaskan, insiden itu bermula ketika DC mendatangi lokasi kejadian untuk menagih utang. Namun, situasi menjadi memanas dan memicu emosi warga sekitar, hingga berujung terjadinya pengeroyokan.
"Penyidik Satreskrim Polres Grobogan masih mendalami kasus ini, termasuk keterangan para saksi dan bukti-bukti lainnya," imbuhnya.
AKP Danang mengatakan, tiga pelaku serta barang bukti saat ini diamankan di Mapolres Grobogan. Pihaknya juga sudah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk dapat memastikan kronologi kejadian.
Sebelumnya diberitakan, kembali viral di medsos video seorang DC tampak babak belur diamuk warga di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Peristiwa tersebut terekam kamera netizen dan beredar luas di sejumlah medsos pada Sabtu (5 April 2025) petang.
Dalam video tersebut, warga tampak berkerumun di Jalan Purwodadi-Solo dan beradu mulut dengan seorang DC yang hendak menarik paksa mobil Brio di desa setempat.
"Disebut DC tak mau, tukang tagih tak mau. Terus mau disebut apa kamu," teriak salah satu warga dalam video.
"Mohon maaf saya bukan seperti itu, tidak seperti itu," kilah DC mencoba beralibi.
Bahkan dalam narasi video disebutkan pemilik Brio sempat terseret di jalanan karena mempertahankan mobilnya. Ia kemudian berteriak kencang sehingga memicu warga untuk berdatangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
