Dinas Dikbud Kabupaten Tegal Sinkronkan Program Kegiatan

ARAHAN - Sekda Kabupaten Tegal beri arahan pada FPD Dinas Dikbud.Foto: Hermas Purwadi/diswayjateng.id--
SLAWI, diswayjateng.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal menggelar Forum Perangkat Daerah yang dihadiri sekda Kabupaten Tegal.
Forum Perangkat Daerah ini merupakan forum sinkronisasi pelaksanaan urusan pemerintahan daerah untuk merumuskan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah provinsi dan kabupaten maupun kota.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal Satiyo SPd MM menyatakan bahwa rancangan awal renja perangkat daerah. Dibahas dengan pemangku kepentingan dalam Forum Perangkat Daerah/atau instansi perangkat daerah untuk memperoleh saran dan pertimbangan.
"Hal ini sesuai dengan SE Bupati Tegal nomor 000.7.2/91-1/1-23 tentang arah kebijakan dan prioritas pembangunan tahun 2026, sebagai pedoman penyusunan RKPD Tahun 2026 dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2026," ujarnya, Kamis (27/2/2025).
BACA JUGA:Dinas Dikbud Kabupaten Tegal Gencarkan Pembinaan Pengelolaan Kinerja Guru
BACA JUGA:Dinas Dikbud Kabupaten Tegal Prioritaskan Program Unggulan
Ada 15 Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan. Diantaranya, terkait jumlah anak usia 5 tahun sampai dengan 6 tahun yang berpartisipasi pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jumlah anak usia 7 tahun sampai dengan 15 tahun yang berpartisipasi pada pendidikan dasar.
Selebihnya, tentang jumlah warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan Kesetaraan.
Dia juga fous pada rerata kemampuan literasi Sekolah Dasar (SD) berdasarkan Asesmen Nasional dan rerata kemampuan literasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berdasarkan Asesmen Nasional.
"Kemampuan numerasi Sekolah Dasar (SD) berdasarkan Asesmen Nasional, dan kemampuan numerasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berdasarkan Asesmen Nasional, " ungkapnya.
BACA JUGA:Dinas Dikbud Kabupaten Tegal Adakan Program Perdana
BACA JUGA:Dinas Dikbud Kabupaten Tegal akan Lakukan Seleksi Kepala Sekolah dan Pengawas
Pihaknya juga berupaya meningkatkan proporsi jumlah satuan PAUD yang mendapatkan minimal Akreditasi B, peningkatan proporsi jmlah Satuan PAUD yang mendapatkan Minimal akreditasi B.
Termasuk indkes iklim keamanan, kebinekaan, inklusivitas, ditingkat SD dan SMP, dan pertumbuhan pendidik PAUD yang punya kualitas akademik paling rendah Diploma empat atau Sarjana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: