25 Sampel Makanan di Pasar Sido Makmur Diuji Dinas Pangan Blora, Hasilnya Ada yang Mengandung Zat Berbahaya
Petugas dari Dinas Pangan, Pertanian, Perikanan dan Peternakan (DP-4) Kabupaten Blora saat mengambil sampel dari pedagang Pasar Sido Makmur untuk dilakukan uji laboratorium. Guna mengetahui kandungan dalam bahan makanan yang dijual pedagang.-Istimewa/diswayjateng.id-
BACA JUGA:Pemkab Blora Belum Ketahui Skema Penganggaran Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran
"Kami juga meminta untuk tidak memperjualbelikan kepada pembeli untuk bahan cumi kering (yang mengandung formalin)," tegasnya.
Diketahui, pasokan komoditi cumi kering berformalin yang dijual pedagang di Pasar Sido Makmur itu berasal dari Kabupaten Rembang.
Selain cumi kering, pihak DP-4 Kabupaten Blora tidak menemukan zat berbahaya yang lain di 24 sampel makanan yang diperiksa.
Artinya, selain cumi kering yang di jual di Pasar Sido Makmur Blora, sangat sehat untuk dikonsumsi masyarakat karena tidak mengandung zat berbahaya.
"Untuk contoh jenis makanan lainnya itu aman dan tidak terdapat bahan berbahaya," ujarnya.
Dia menambahkan, kegiatan pemantauan bahan pangan itu dilakukan secara rutin setiap bulan.
Agar makanan yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman dan tidak membawa potensi penyakit.
"Peninjauan ini sering kami lakukan di Pasar Sido Makmur karena barang keluar masuknya makanan terbesar di Blora ada di Pasar Sido Makmur," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: