Debat Publik Terakhir, Begini Visi dan Misi Paslon Agustin-Iswar Usai Melakukan Kunjungan Ke Masyarakat

Paslon Calon Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti-Iswar Aminuddin menyampaikan Visi dan Misi pada Debat Publik Ketiga di Hotel Patra Semarang, Jumat, 15 November 2024. Debat publik terakhi ini mengusung tema Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan B--Wahyu sulistiyawan
SEMARANG, diswayjateng.id - Pada debat publik ketiga, Pasangan Calon (Paslon) Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti-Iswar Aminuddin menyampaikan visi dan misi usai turun langsung ke masyarakat.
Kunjungnnya ke berbagai tokoh ulama agama, pendidik dan masyarakat untuk merumuskan progam kerja yang akan dilakukan jika terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang.
Debat terakhir yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang di Hotel Patra Semarang pada Jumat, 15 November 2024 ini mengusung tema Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan Budaya Kota Semarang.
Pada kesempatan tersebut, Calon Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti berkeinginan untuk menguatkan pendidikan berkarakter dengan pengembangan talenta yang berkaitan dengan budaya serta memastikan sekolah bebas dari bullying.
"Dengan meningkatkan kesejahteraan guru, insentif yang layak bagi guru swasta, guru TK dan Bunda PAUD. Dan menambah kuota penerima dan meningkatkan insentif bagi Marbot dan penjaga rumah ibadah guru Madin dan sekolah agama lainnya," katanya
Selain itu ia akan menambah formasi Guru PPPK, menambah anggaran untuk PPG dan sertifikasi guru negeri maupun swasta.
"Tidak hanya itu beasiswa perguruan tinggi serta menyediakan tiket Bus Rapid Transit (BRT) gratis bagi siswa dan mahasiswa warga kota Semarang," jelasnya.
Dalam bidang Sosial, Paslon Agustin-Iswar Agustin iswar akan mempermudah kepemilikan rumah bersubsidi dengan keterjaminan keamanan dan memperluas layanan CCTV yang ada.
BACA JUGA: Debat Publik Calon Bupati Tegal Tetap Dilaksanakan
"Hal untuk menjawab kebutuhan dari prediksi kepadatan penduduk 4.680 jiwa per kilometer pada tahun 2025 nanti,"tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: