Guardrail di Kabupaten Tegal Kondisinya Memprihatinkan

REMUK - Kabid Prasarana Perlengkapan Jalan didampingi Kasi Prasarana Dishub mengecek guardrail usai ditabrak kendaraan di Pangkah.Foto:Hermas Purwadi/jateng.disway.id--
DISWAYJATENG, SLAWI - Kondisi sejumlah guardrail atau pengaman jalan di Kabupaten Tegal saat ini memprihatinkan. Hal tersebut masih diperparah dengan banyaknya lintasan jalan, khususnya di wilayah atas belum terpasang pengaman jalan yang memicu kecelakaan lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal Muhammad Budi Eko Setyawan melalui Kabid Prasarana Perlengkapan Jalan M Noech didampingi Kasi Prasarana Jalan Muhajir menyatakan, kondisi guardrail saat ini banyak yang melengkung akibat ditabrak kendaraan. Sebagian banyak kunci-kunci guardrail hilang dicuri oleh orang.
BACA JUGA:Angin Kencang di Jatinegara Kabupaten Tegal Rusak Satu Rumah
"Nyaris dua tahun ini tidak ada tambahan pemasangan guardrail baru, baik di jalan Kabupaten Tegal maupun provinsi," ujarnya.
Kejadian terbaru tertabraknya guardrail terjadi di Perum Gripin Pangkah yang kondisnya penyok akibat ditabrak kendaraan. Pihaknya mendapatkan aduan dari kades setempat untuk segera dilakukan upaya perbaikan.
“Tidak adanya dukungan anggaran tahun ini membuat kami akan melakukan upaya semaksimal mungkin," cetusnya.
BACA JUGA:Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal Proses Sampah Organik TPAS Menjadi Kompos
Adapun lintasan yang saat ini urgen untuk dipasang guardrail. Diantranya jalur Desa Batuagung naik hingga Desa Jejeg, jalan provinsi Slawi arah Jatinegara, Slawi arah Lebaksiu-Bojong-Bumijawa. Serta lintasan arah Guci juga masih banyak yang belum terpasang guardril. Pihaknya juga baru saja menangani guardrail di lintasan Clirit, dimana kondisi kunci-kunci banyak yang hilang.
“Lintasan tersebut belakangan sering terjadi kecelakaan. Antisipasi perbaikan kami lakukan dengan mengelas untuk menguatkan guardrail," ungkapnya.
BACA JUGA:UPS Tegal Komitmen Wujudkan Universitas Bertaraf Internasional
Dengan masih banyaknya lintasan berbahaya dan belum terpasang guardrail. Saat ini hanya bisa disiasati dengam memasang spanduk atau banner dan rambu di tanjakan dan jurang. Untuk kewaspadaan pengemudi agar tidak terperosok. Pemasangan guardrail terkahir dilakukan tahun 2022 di dua titik.
“Yakni di lintasan Bumijawa arah tanjakan Jejeg dan lintasan Balapulang arah Cilongok di samping jembatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: