Jarang Ada yang Tahu! Ini Langkah Mudah Membedong Bayi dengan Tepat dan Aman, Mom Wajib Tahu!

Jarang Ada yang Tahu! Ini Langkah Mudah Membedong Bayi dengan Tepat dan Aman, Mom Wajib Tahu!

--

DISWAYJATENG.ID - Pada tradisi kuno yang masih dilakukan hingga saat ini, bedong adalah metode yang populer untuk menggulung bayi yang baru lahir dalam kain atau selimut dengan rapat. Praktik ini telah ada selama berabad-abad dan masih digunakan oleh banyak budaya di seluruh dunia.

Membedong bayi dengan tepat dan aman dapat memberikan rasa nyaman dan keamanan bagi bayi yang baru lahir. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah untuk membedong bayi dengan tepat dan aman.

1. Pilihlah Kain yang Sesuai

Pilih kain yang lembut, ringan, dan tidak terlalu panas. Sehingga dengan memilih kain katun yang lembut dan breathable adalah pilihan yang baik. Pastikan kain tersebut cukup panjang untuk menutupi seluruh tubuh bayi dan memberikan cukup ruang gerak.

2. Persiapkan Area yang Aman

Pastikan tempat di mana Anda akan membedong bayi aman dan bebas dari benda-benda tajam atau bahaya lainnya. Tempat tidur bayi atau permukaan yang datar dan stabil adalah tempat yang ideal untuk membedong bayi.

BACA JUGA:Ini Dia 9 Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan Bayi Kita

3. Mulailah dengan Segitiga

Letakkan kain dalam bentuk segitiga dengan salah satu sudut menghadap ke bawah. Demikian pula, lipat sudut bawah ke atas beberapa inci untuk membentuk kantong tempat bayi akan diletakkan.

4. Tempatkan Bayi dengan Aman

Letakkan bayi di tengah segitiga dengan kepalanya berada di atas lipatan bawah yang telah dibuat sebelumnya. Pastikan kepala dan leher bayi berada dalam posisi yang benar dan nyaman.

5. Mulailah Membedong

Mulailah membedong bayi dengan membawa kedua sisi kain ke atas tubuhnya, melintasi dada dan bahu. Pastikan kain cukup longgar untuk memungkinkan pergerakan kaki dan pinggul bayi. Pastikan juga kain menutupi tangan bayi dan tidak terlalu ketat di sekitar leher atau dada.

BACA JUGA:Ini Dia Berbagai Manfaat Buah Nanas Untuk Kesehatan Bayi

6. Lipat dan Kencangkan

Lipat dan kencangkan kain di bawah tubuh bayi dengan rapat. Pastikan kain tidak terlalu ketat sehingga bayi masih bisa bernapas dengan nyaman. Demikian pula pastikan juga kaki bayi dalam posisi yang rileks dan tidak terlalu terikat.

7. Akhiri dengan Aman

Pastikan ujung kain yang tersisa tidak mengganggu pernapasan bayi atau menjadi risiko tersedak. Sehingga Anda dapat melipat ujung kain ke bawah tubuh bayi atau mengikatnya dengan lembut di sisi tubuh.

8. Perhatikan Perkembangan Bayi

Selalu perhatikan reaksi bayi terhadap pengalaman bedong. Jika bayi terlihat tidak nyaman, kesulitan bernapas, atau berusaha untuk melepaskan diri, lepaskan bedongan dengan segera.

9. Jaga Suhu Tubuh Bayi

Selalu pastikan bayi tetap hangat dan tidak terlalu panas saat terbedong. Jangan menggunakan bedongan jika suhu ruangan terlalu panas atau jika bayi sedang demam.

10. Jangan Tinggalkan Bayi Tanpa Pengawasan

Meskipun membedong dapat memberikan rasa nyaman dan keamanan, penting untuk tidak meninggalkan bayi dalam kondisi tersebut tanpa pengawasan. Selalu pantau bayi Anda saat dibedong untuk memastikan bahwa ia tetap aman dan nyaman.

BACA JUGA:Apakah Boleh Bayi Berenang? Perhatikan Hal-Hal Penting Ini Sebelumnya

Membedong bayi dengan tepat dan aman dapat memberikan perasaan nyaman dan keamanan yang mirip dengan rahim ibu. Namun, setiap bayi adalah unik, dan tidak semua bayi menyukai atau cocok dengan metode ini.

Jika bayi Anda menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan atau menolak untuk dibedong, ada baiknya mencari alternatif lain yang membuat bayi merasa nyaman dan aman. Selalu perhatikan dan respon kebutuhan bayi Anda dengan penuh kasih sayang dan perhatian. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: