Luar Biasa, Produk UMKM Tegal akan Diekspor ke Jepang

Luar Biasa, Produk UMKM Tegal akan Diekspor ke Jepang

Sejumlah pengusaha mikro kecil menengah Kabupaten Tegal saat mengikuti diskusi di Jakarta, beberapa waktu lalu.-Yeri Noveli-Radar Tegal

SLAWI (Disway Jateng) - Para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Tegal mulai tampak sumringah. Sebab, produk-produk mereka berpotensi untuk diekspor ke Jepang.

 

Hal itu terkuak saat sejumlah pengusaha kecil mikro menengah Kabupaten Tegal mengikuti Business Matching and Showcase Agriculture Product, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

 

Kegiatan diikuti perwakilan UMKM Unggulan dari Kabupaten Tegal. Diantaranya, pengusaha Keripik Pisang Roll Felycia, Keripik Pisang Bahtiar Pangkah, Rumput Laut Jahe Instan Nure Slawi, Wedang Uwuh Talang, Keripik Bawang Putih Yuqi Dukuhturi dan beberapa pengusaha kecil lainnya.

 

"Produk-produk itu sangat cocok di Jepang, kami dapat memfasilitasinya agar bisa dipasarkan di Jepang,” kata Direktur Global Eye Co Ltd Yoshiko Ishikawa, kemarin.

 

Dia mengaku akan membangun kerja sama dengan UMKM Kabupaten Tegal agar produknya bisa diekspor ke Jepang.

 

Kerjasama dapat dilakukan dengan pasar domestik dan Internasional, kerjasama pemasaran produk UMKM Kabupaten Tegal di Restoran Jepang, kerjasama even Internasional seperti Foodex 2023 di Osaka, dan lainnya.

 

"Ini diskusi yang sangat menarik dan sangat hangat. Saya sangat senang sekali. Apalagi saat

diskusi ada banyak produk yang dibawa, seperti makanan ringan, minuman herbal dan lainnya," ucapnya.

 

Sementara itu, Direktur Operasional PT Sinar Intermarket Nusantara Tegal dan Badan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, Jaetun Eniasih, mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah agar UMKM di Kabupaten Tegal naik kelas.

 

Adapun kriteria dan parameter UMKM naik kelas yakni, pemasaran melalui digital marketing dan dapat menembus modern trade.

 

“Kegiatan ini juga sebagai konsultasi bisnis digital marketing, pengembangan pasar modern, pameran virtual maupun direct event/offline hingga penambahan beberapa fitur bahasa asing dan translater untuk mengakomodasi buyer luar negeri," ujarnya.

 

Dirinya tak menampik, Kabupaten Tegal memang memiliki beberapa komoditas

pertanian unggulan. Diantaranya, teh, kopi, pisang kepok, kacang bogares dan lainnya.

 

Saat ini, jumlah UMKM di Kabupaten Tegal sebanyak 97.535 pengusaha. Dari jumlah tersebut, 39.014 diantaranya adalah produk makanan dan minuman yang sebagian besar bahan bakunya berasal dari sektor pertanian.

 

"Ini adalah potensi UMKM Kabupaten Tegal yang harus kita optimalkan agar dapat menembus pasar global dan sinergi serta kolaborasi dari

berbagai pihak,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: radar tegal