Buntut Karacunan, PAUD Kid Fun Education Boyolali Ancang-ancang Proses Hukum SPPG
KETERANGAN : Pengelola PAUD Kid Fun Education, Dewi Ritaningsih, Dewi dan Kuasa Hukum korban M. Badrus Zaman saat memberikan keterangan. Foto : ist--
"Bahkan, sekolah mengaku menemukan ulat hidup di dalam wadah makanan atau ompreng serta pada lembaran daun selada. Temuan serupa disebut terjadi setidaknya tiga kali," terangnya.
Menurut Badrus, sejumlah murid harus menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga hingga tujuh hari akibat gangguan pencernaan. Sementara itu, murid dan tenaga pendidik lainnya menjalani rawat jalan dengan masa pemulihan sekitar satu hingga dua pekan.
BACA JUGA: Diringkus di Kulon Progo-DIY, Pelaku Penembakan Tukang Tambal Ban di Boyolali Pemuda 27 Tahun
BACA JUGA: Menko Zulhas Kunker di Boyolali : KDMP Jaringan Distribusi Utama Pemerintah
Di tempat yang sama, pengelola PAUD Kid Fun Education, Dewi Ritaningsih, menyayangkan respons pengelola MBG yang dinilai belum optimal dalam menindaklanjuti keluhan mengenai kebersihan makanan yang sebelumnya telah disampaikan pihak sekolah.
Mewakili para korban, ia berharap pengaduan yang telah disampaikan kepada sejumlah instansi, termasuk Presiden RI, mendapatkan perhatian dan tindak lanjut.
Selain meminta pertanggungjawaban pengelola, ia juga menginginkan adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya dalam pengawasan kualitas bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan kepada anak-anak usia dini.
Dewi mengungkapkan dampak kejadian tersebut ternyata tidak berhenti pada 11 orang yang mengalami gejala secara bersamaan pada awal insiden. Diakui Dewi, dari awalnya 11 anak yang mengalami gejala berkembang total 46 anak penerima MBG.
Dia juga menyampaikan, berdasarkan informasi hasil pemeriksaan laboratorium yang diterima pihak sekolah dari Puskesmas, ditemukan indikasi kontaminasi bakteri pada sampel air bersih dan olahan ikan lele.
"Hasil lab yang disampaikan pihak Puskesmas, menyebutkan positif ditemukan bakteri pada sampel air bersih dan pada olahan lelenya," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
