Api Melahap Kamar Kos di Semarang Selatan, 6 Laptop hingga BPKB Ikut Hangus

Api Melahap Kamar Kos di Semarang Selatan, 6 Laptop hingga BPKB Ikut Hangus

Kebakaran melanda rumah kos di kawasan peterongan Semarang Jumat, 3 April 2026.-Istimewa/ Umar Dani -

SEMARANG, diswayjateng.com – Kepulan asap tiba-tiba muncul dari sebuah kamar kos di kawasan Peterongan, SEMARANG Selatan, Jumat (3/4/2026) siang. 

Dalam hitungan menit, api langsung membesar dan melahap isi kamar, padahal sang penghuni sedang berada di lantai bawah bersama keluarganya.

Peristiwa terjadi di Jalan Peterongan Tengah, Kelurahan Peterongan, sekitar pukul 11.45 WIB.

Penghuni kos, Eliezer Bayu, mengatakan saat kejadian tidak ada aktivitas memasak maupun penggunaan listrik berlebih. Ia bersama istri dan anaknya sedang berada di lantai bawah.

“Memang enggak ada yang ditinggal, kompor atau listrik itu enggak ada yang nyala. Karena panas, kita sering di bawah,” ujar Eliezer.

Namun, sebelum kebakaran terjadi, ia sempat merasakan kejanggalan pada aliran listrik di kamar. Listrik tiba-tiba tidak menyala dan terdengar bunyi letupan kecil.

“Dinyalain enggak mau, terus bunyi ‘pletak’. Waktu itu enggak terlalu ngeh,” katanya.

Tak lama berselang, warga berteriak memberi tahu adanya kebakaran. Saat Eliezer naik ke lantai atas, api sudah membesar dan membakar kamar berukuran sekitar 3x3 meter tersebut.

Ia menduga kebakaran dipicu korsleting listrik.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sejumlah barang berharga milik korban hangus terbakar, di antaranya enam laptop, enam ponsel, dua iPad, serta beberapa dokumen penting seperti BPKB. 

Total kerugian ditaksir mencapai Rp35 juta hingga Rp50 juta.

Eliezer menambahkan, dirinya bekerja di bidang jual beli dan servis barang elektronik, sehingga banyak perangkat tersimpan di dalam kamar.

“Belum tahu mau tinggal di mana, karena saya merantau dari Jogja. Di sini sama istri dan satu anak,” ujarnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.45 WIB setelah warga bersama petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait