Usai Mudik Lebaran, Pijat Bayi Mulai Ramai Pesanan
Usai lebaran, baby spa mulai ramai pesanan untuk mengembalikan kondisi tubuh bayi-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
Mayoritas bayi yang datang diketahui mengalami gejala serupa rewel, sulit tidur, hingga tampak kelelahan. Perubahan suasana, jadwal tidur yang terganggu, serta perjalanan jauh menjadi faktor utama yang memicu kondisi tersebut.
Menurut Tri, pijat bayi sebenarnya bukan layanan eksklusif yang harus selalu dilakukan di tempat praktik. Teknik dasar pijat bahkan dapat dilakukan sendiri oleh orang tua di rumah.
“Pijat bayi itu sebenarnya sederhana, bisa dilakukan di rumah juga. Intinya sentuhan kasih sayang dari orang tua. Tapi kalau dilakukan dengan teknik yang tepat, bisa membantu bayi lebih rileks,” jelasnya.
Namun demikian, di tempat praktiknya, layanan profesional tetap menjadi pilihan banyak orang tua. Enam terapis yang telah terverifikasi disiapkan untuk menangani lonjakan pasien.
Pilihan layanan pun dibuat beragam, mulai dari pijat bayi dengan tarif Rp40 ribu hingga Rp70 ribu, hingga paket baby spa lengkap senam, berenang, dan pijat dengan tarif sekitar Rp100 ribu.
Menariknya, pasien tidak hanya berasal dari Kota Semarang. Banyak di antaranya datang kembali setelah mudik, bahkan dari luar kota.
“Banyak yang dulu melahirkan di sini, lalu lanjut pijat bayi di sini juga, terus yang dari luar kota itu rata-rata mereka mudik kesini sekalian mijat bayi,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






