Diajak Perang Sarung, Pelajar SMP di Getasan Tewas Kecelakaan

Diajak Perang Sarung, Pelajar SMP di Getasan Tewas Kecelakaan

DIAMANKAN : Sejumlah pelajar lainnya yang diamankan di Kepolisian usai seorang rekan mereka tewas menabrak pohon di Getasan. Foto : Ist/ akun FB Panda VI--

UNGARAN, diswayjateng.com - Pelajar SMP KW (13) di Getasan tewas kecelakaan usai diajak perang sarung. Korban bersama dua teman sebayanya berboncengan tiga, mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak pohon. 

Kejadian ini telah ditangani Polsek Getasan dan Satlantas Polres Semarang, Kamis 26 Februari 2026. 

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy saat dikonfirmasi mengatakan, adanya berita seorang anak di Kecamatan Getasan meninggal akibat perang sarung.

"Kita awalnya mendapat informasi masyarakat yang menolong korban kecelakaan, bersama Polsek Getasan korban dibawa ke Rumah Sakit," ungkapan Kapolres. 

BACA JUGA: Perang Sarung di Tegalrejo Salatiga Terekam CCTV, Warga Sempat Dengar Suara Petasan Hingga Puluhan Motor

BACA JUGA: Perang Sarung di Tegalrejo Salatiga, Seorang Pemuda Terkapar Mulut Berdarah, Sisanya Diamankan TNI Polri

Korban disebutkan Kapolres, sempat mendapatkan penanganan medis namun karena korban mengalami gagal nafas akhirnya korban meninggal dunia.

AKBP Ratna kemudian member kronologi kejadiannya. Dimana, korban mengendarai sepeda motor Honda BeAt AB 2895 AG bersama 2 rekannya alias boncengan 3. 

"Korban anak 13 tahun warga Getasan Kabupaten Semarang meninggal setelah menabrak pohon. Kecelakaan lalu lintas tunggal yang dialami 3 orang anak warga Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, terjadi Minggu dini hari 22 Februari 2026, tepatnya jalur Desa Jetak, Kecamatan Getasan," ungkapnya. 

Selanjutnya Kapolres menjelaskan kembali, bahwa rekan korban langsung dimintai keterangan Unit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang. 

BACA JUGA: Perang Sarung Berujung Tawuran di Sragi, Seorang Remaja Terluka Karena Sabetan Senjata Tajam

BACA JUGA: Kepergok Hendak Perang Sarung di TPU, 17 Pelajar Diangkut Polresta Solo

Dari keterangan rekan korban, diketahui korban KW merupakan warga Desa Tajuk Kec. Getasan, dan mengendarai kendaraan Honda BeAt AB 2895 AG bersama 2 rekannya. 

Dari keterangan dua teman korban yang selamat, diperoleh keterangan bahwa, mereka diajak korban menghampiri kelompok lain untuk perang sarung. 

"Melihat dari jauh bahwa kelompok lain jumlahnya banyak, maka korban bersama rekan rekannya balik kanan. Motor yang dikendarai tanpa menggunakan lampu dan keadaan gelap, kemudian karena jalan sebenarnya menikung ke kiri namun kendaraan tersebut lurus dan menabrak pohon," tambah AKBP Ratna yang juga didampingi Wakapolres, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim.

Dari kejadian ini, Polres Semarang dan jajaran mengamankan satu buah sarung namun dalam keadaan lurus, belum diikat atau di isi benda apapun. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait