PWI Jateng Suarakan Alarm: Kontrol Sosial Pers Mulai Melemah
Rektor UPS Tegal Prof Dr Taufiq ullah menerima cindera mata dari PWI Jateng--
“Selama ini, ketika pers melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan publik, banyak masukan konstruktif datang dari kalangan akademisi. Di situlah benang merah antara pers dan perguruan tinggi,” katanya.
Dia juga menekankan peran mahasiswa sebagai bagian dari ekosistem media di era digital. Di tengah derasnya arus informasi, mahasiswa perlu dibekali literasi media agar mampu membedakan informasi yang benar, disinformasi, hingga hoakshoaks
“Dialog ini bukan hanya bicara tentang pers, tetapi juga edukasi literasi media. Mahasiswa harus paham fungsi pers sebagai kontrol sosial dan bagaimana informasi seharusnya diproduksi secara bertanggung jawab,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PWI Jawa Tengah berharap kemerdekaan pers semakin kuat dan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional demi kepentingan publik dan penguatan demokrasi.
Dialog 5 Rektor ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HPN 2026 PWI Jawa Tengah yang didukung berbagai mitra yaitu Pemprov Jateng, DPRD Jateng, Baznas Jateng, Dispora Jateng, Pemkot Semarang, Pemkot Tegal, Pemkab Tegal, Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah, Bank Jateng, Sido Muncul, Semen Gresik, SIG, PLN Unit Induk Distribusi Jateng-DIY, SKKMIGAS, PGN SAKA, TIS Energy, ExxonMobil, Pertamina EP, Pertamina EP Cepu ADK, dan Pertamina PHE Randugunting, Indropolis Batang, dan Bhimasena Power Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






