Satu Ton Garam Disemai, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar di Perairan Utara Jateng
Tim modifikasi cuaca yang dipimpin Fadhlan Rizakul Hafidz Flight Scientist PT Makson Sukses Pratama saat berfoto bersama di bandara Ahmad Yani Semarang Selasa 27 Januari 2026-Istimewa/ Umar Dani -Humas Pemprov Jateng
Dalam sehari, operasi modifikasi cuaca dapat dilakukan sebanyak lima hingga sembilan sortie, bergantung pada kondisi awan dan potensi hujan.
Pesawat membawa bahan berupa kapur atau garam, yang masing-masing berfungsi untuk menahan hujan di wilayah terdampak atau menurunkan hujan lebih awal sebelum awan mencapai daratan.
Bergas juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat prediksi BMKG menyebutkan puncak curah hujan masih berpotensi terjadi pada Januari hingga Februari 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:







