Atlet Billiard Bawa Nama Tegal Mendunia, Pemkab Beri Penghargaan
PENYERAHAN - Kabid Olahraga Disporapar Kabupaten Tegal, Nurhakim, didampingi Ketua KONI, Bambang Asmoyo menyerahkan penghargaan kepada Brian Axel Ferdian, di Kantor KONI Kabupaten Tegal, Jumat (13/2/2026).--
SLAWI, diswayjateng.com – Kabupaten Tegal tidak cuma dikenal karena kuliner dan jalur pantura yang bikin deg-degan sopir lintas kota. Kali ini, atlet biliar membawa nama Tegal mendunia. Atlet muda Brian Axel Ferdian, sukses menyabet gelar juara di ajang Carabao International Open tingkat junior.
Prestasi internasional itu langsung disambut Pemerintah Kabupaten Tegal dengan penghargaan resmi berupa piagam. Penyerahan dilakukan di Kantor KONI Kabupaten Tegal, Jumat (13/2/2026), oleh Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kabupaten Tegal, Nurhakim, didampingi Ketua KONI Kabupaten Tegal, Bambang Asmoyo.
Di tengah suasana sederhana namun penuh kebanggaan, Nurhakim menegaskan bahwa capaian Brian bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan kebanggaan seluruh warga Kabupaten Tegal.
“Kabupaten Tegal bangga kepada atlet-atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah. Ini menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus berlatih dan meraih prestasi,” ujarnya.
Ia menekankan, keberhasilan di level internasional harus dijaga dengan disiplin dan kerja keras yang konsisten. Menurutnya, prestasi bukan garis akhir, melainkan pijakan untuk loncatan berikutnya.
“Teruslah berlatih dengan tertib dan disiplin, serta memberikan kesan yang baik demi nama Kabupaten Tegal tercinta,” tambahnya.
Brian sendiri tampak tenang. Tidak ada selebrasi berlebihan. Hanya senyum tipis dan tatapan yakin. Ia mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap perjuangannya di meja biliar.
“Saya optimistis bisa meraih hasil terbaik pada Kejuaraan Provinsi Jawa Tengah 2026 dan ajang Porprov mendatang,” katanya singkat namun penuh percaya diri.
Ketua KONI Kabupaten Tegal, Bambang Asmoyo, menyebut prestasi ini sebagai indikator bahwa pembinaan cabang olahraga biliar di Kabupaten Tegal berjalan di jalur yang benar. Ia menilai, keberhasilan di ajang internasional membuktikan bahwa atlet daerah mampu bersaing di panggung yang lebih luas.
“Keberhasilan ini menunjukkan pembinaan berjalan baik hingga mampu melahirkan prestasi di tingkat internasional. Namun ke depan, kami juga mendorong agar prestasi bisa diraih di jalur resmi seperti Porprov, PON, SEA Games hingga Olimpiade,” ujarnya.
Soal kemungkinan bonus atau penghargaan lanjutan, Bambang menyebut pihaknya akan membahas lebih lanjut sesuai regulasi yang berlaku. Artinya, perjuangan belum selesai. Masih ada target yang harus ditaklukkan.
Capaian Brian menjadi suntikan semangat baru bagi olahraga Kabupaten Tegal. Di tengah berbagai tantangan pembinaan atlet daerah, hadirnya juara muda di level internasional seolah menjadi bukti bahwa potensi itu nyata. Tinggal bagaimana konsistensi dijaga, fasilitas diperkuat, dan dukungan terus mengalir.
Satu hal yang pasti, dari meja biliar yang mungkin tak lebih luas dari ruang tamu, nama Kabupaten Tegal kini menggema lebih jauh. Dan seorang anak muda membuktikan, mimpi besar bisa lahir dari daerah yang sering diremehkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: