4,5 Km Akses KITB Batang Dipoles Rp15 miliar, Trans Jateng Dipercepat
Bupati Batang M Faiz Kurniawan saat meninjau jalan Banyuputih- Kedawung yang merupakan akses menujut KITB, Senin 5 Januari 2026-Disway Jateng/Bakti Buwono-
Ia berharap awal 2027 layanan Trans Jateng sudah sepenuhnya beroperasi. Nantinya, Trans Jateng dari arah Wonotunggal menuju Pekalongan akan menjadikan Terminal Banyuputih sebagai titik simpul.
Dari Terminal Banyuputih, Pemkab Batang berencana menyiapkan shuttle atau sodetan khusus menuju KITB. Skema ini disiapkan untuk memastikan akses KITB Batang benar-benar ramah bagi pekerja.
Faiz menilai transportasi massal menjadi solusi mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan biaya mobilitas tenaga kerja. Menurutnya, kawasan industri modern harus ditopang sistem transportasi publik yang terintegrasi.
Peninjauan akses KITB Batang turut dihadiri Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum, Mukhamad Oki Isnaini. Oki yang merupakan putra asli Batang menegaskan komitmen Kementerian PU dalam mengawal pembangunan daerah.
BACA JUGA:17 Km Jalan Pantura Batang Bakal Dibeton Mulai Januari 2026, Nilainya Rp251 miliar
BACA JUGA:Identitas 6 Korban Kecelakaan Maut Tol Batang, Kasatlantas: Seorang Penumpang Toyota Voxy Meninggal
“Kami kawal untuk Batang agar sesuai dengan slogannya, Batang Berkembang,” tegas Oki.
Ia menyebut dukungan melalui IJD merupakan arahan langsung Presiden untuk memperkuat swasembada pangan dan energi. Batang dinilai memiliki posisi strategis dalam peta pembangunan nasional.
Oki mengakui keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama di tingkat pusat. Namun, ia memastikan usulan krusial dari Batang akan tetap menjadi perhatian.
“Tidak hanya jalan, tapi irigasi, pengelolaan sampah, tanggul air, hingga penanganan rob juga menjadi ranah PU,” jelasnya.
Prioritas pembangunan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan usulan kepala daerah. Oki juga menyinggung masih adanya ruas jalan perkampungan menuju KITB yang sempit.
Terkait jalan perkampungan yang belum tersentuh perbaikan, Oki menyatakan akan dilakukan identifikasi ulang. Ruas-ruas tersebut akan diusulkan kembali dalam skema IJD tahap berikutnya.
Penyesuaian akan dilakukan berdasarkan ketersediaan anggaran pusat. Dalam peninjauan lapangan, juga terlihat sebuah jembatan kecil yang belum ikut diperbaiki. Hal tersebut akan menjadi catatan teknis untuk evaluasi lanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

