Tak Ada PMK, Sapi Betina Masih Mendominasi Kurban Idul Adha di Batang
Petugas dari Dinas Pangan dan Peternakan Kabupaten Batang melakukan inspeksi kesehatan hewan kurban Idul Adha 1446 H, Rabu 4 Juni 2025--Bakti Buwono/diswayjateng.id
Namun, ia belum dapat memastikan apakah pada 2025 jumlah itu akan meningkat atau stagnan.
Yang menjadi perhatian serius adalah tren penyembelihan sapi betina yang masih cukup tinggi.
Ambar mengimbau agar masyarakat mulai mengalihkan pilihan ke sapi jantan demi menjaga populasi indukan ternak.
“Banyak yang masih pakai sapi betina. Padahal kami anjurkan yang jantan untuk disembelih. Ini penting untuk kelestarian,” ungkapnya.
Pihaknya juga telah mendistribusikan vaksin untuk menjaga populasi ternak tetap sehat.
Dari total alokasi 3.150 dosis vaksin PMK untuk tahun ini, sekitar 2.900 dosis sudah terealisasi hingga awal Juni.
“Vaksinasi tetap kami genjot agar perlindungan hewan lebih maksimal, apalagi menjelang momentum besar seperti Idul Adha,” jelas Ambar.
Ia memastikan bahwa pemeriksaan hewan kurban masih akan terus berlangsung hingga H-1 Hari Raya Idul Adha.
Setiap kecamatan juga sudah diminta melakukan pengecekan mandiri terhadap hewan kurban yang ada di wilayahnya.
Pemerintah Kabupaten Batang tampaknya tak mau ambil risiko.
Meski tahun ini kondisi hewan terlihat sehat dan angka PMK nihil, kewaspadaan tetap dipasang setinggi mungkin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: