Gencarkan Program Genting, Pekalongan Perangi 1.130 Stunting Lewat Dapur Sehat

Gencarkan Program Genting, Pekalongan Perangi 1.130 Stunting Lewat Dapur Sehat

Wakil walikota Pekalongan Balgis kunjungi warga--IST

Dashat bukan hanya tempat masak, tapi pusat kendali gizi dengan strategi distribusi cerdas yang bisa digerakkan komunitas hingga individu.

“Siapa pun bisa berkontribusi, entah dari komunitas, CSR, perorangan, semua bisa ikut bantu,” jelas Agustin.

Justru yang menarik, anggaran dari APBD atau APBN tidak diperkenankan digunakan dalam Program Genting—murni dari gotong royong masyarakat.

Hal ini menandakan semangat kemandirian dan kolaborasi yang kini makin digaungkan oleh Pemkot Pekalongan dalam melawan stunting.

“Kalau semua kompak, tak ada alasan angka stunting tidak turun,” pungkas Agustin.

Dalam forum rakor itu, para lurah diberikan pemahaman utuh soal target sasaran dan cara efektif menyalurkan bantuan lewat Dashat masing-masing.

PMT (Pemberian Makanan Tambahan) juga sudah berjalan, menandakan bahwa program ini bukan wacana, tapi sudah sampai ke dapur warga.

Bukan mustahil jika Pekalongan menjadi contoh kota yang sukses menurunkan stunting tanpa bergantung pada anggaran negara.

Dengan gotong royong dan penguatan peran lurah, cita-cita mencetak generasi sehat bukan lagi mimpi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait