Wabup Sugeng Serahkan Bantuan Alsintan dari Kementan kepada Petani Grobogan
Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo (pegang mix) bersama Gapoktan dan Poktan penerima bantuan Alsintan dari Kementan, Rabu (18/2/2026). (Achmad Fazeri/Disway Jateng)--
GROBOGAN, diswayjateng.com - Wakil Bupati (Wabup) Grobogan, Sugeng Prasetyo, menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI kepada petani di wilayah Grobogan.
Penyerahan Alsintan itu dilakukan di halaman Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Grobogan ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kelompok Tani (Poktan) dan UPJA. Ada 14 unit Alsintan yang dibagikan, yakni tiga drone, delapan Traktor Roda Empat (TR4) dan tiga traktor crowler.
"Alhamdulillah, barusan kami bagikan Alsintan berupa drone, traktor roda empat, dan excavator. Jumlahnya ada 14 unit," kata Wabup Sugeng.
Wabup Sugeng menegaskan, bahwa bantuan Alsintan itu merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah terhadap petani di wilayah Grobogan. Dengan bantuan tersebut, pemerintah pusat berharap dapat meningkatkan ketahanan pangan melalui hasil panen yang jauh lebih melimpah.
"Kami berharap dengan bantuan alat dan mesin pertanian modern tersebut, menambah greget, semangat petani, sehingga menambah produksi panen di Kabupaten Grobogan," imbuhnya.

Wabup Grobogan Sugeng Prasetyo mencoba traktor roda empat sebelum diserahkan kepada Gapoktan di halaman Dispertan Grobogan, Rabu (18/2/2026). (Achmad Fazeri/Disway Jateng)--
Wabup Sugeng menegaskan bahwa Kabupaten Grobogan termasuk salah satu penyangga pangan baik tingkat provinsi maupun nasional. Karena itu, ia berharap petani yang tergabung di Gapoktan dan mendapatkan bantuan Alsintan bisa merawat, menjaga, dan memanfaatkannya sebaik mungkin.
"Supaya bantuan-bantuan Alsintan berikutnya dapat kembali turun dari pemerintah pusat ke Grobogan, untuk gapoktan lainnya yang belum dapat bantuan serupa," katanya.
Wabup Sugeng menegaskan bahwa Ketahanan Pangan benar-benar telah menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Sebab, menurutnya negara tidak akan kuat kalau tidak bisa mewujudkan ketahanan pangan.
"Kami harap Alsintan dipakai dengan sebaik-baiknya, tidak boleh dipindah tangankan, apalagi diperjualbelikan. Jika ketahuan, nanti akan kami tindak tegas," pungkasnya.
Salah satu penerima Alsintan, Marjan, menyampaikan terima kasih kepada Kementan. Ia berharap Traktor Roda Empat (TR4) yang diterimanya dapat memberikan manfaat untuk Gapoktan Bina Tani Desa Tunggulrejo Kecamatan Gabus.
"Saya sampaikan terima kasih karena telah dipercaya dengan diberi TR4 ini," katanya Marjan, Ketua Gapoktan Bina Tani Desa Tunggulrejo.
Marjan menyebut pasca adanya mesin Combine, penggunaan TR4 itu sangat membantu petani dalam pengolahan tanah setelah panen raya. Sebelum itu, lanjutnya, petani masih menggunakan traktor roda dua saat membajak tanah sebelum muncul mesin Combine.
"Dulu, sebelum ada Combine, traktor roda dua itu masih jalan. Tapi, setelah muncul Combine, agak kerepotan jika pakai roda dua. Biayanya juga mahal. Dengan adanya TR4 jauh lebih efisien," tandasnya yang menahkodai sembilan Poktan ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: