Tangani Banjir dan Bangun Infrastruktur Kota, Pemkab Grobogan Akan Ajukan Pinjaman Daerah Rp250 Miliar

Tangani Banjir dan Bangun Infrastruktur Kota, Pemkab Grobogan Akan Ajukan Pinjaman Daerah Rp250 Miliar

Kepala Bappeda Kabupaten Grobogan Afi Wildani menyampaikan laporan kegiatan Musrenbang RPJMD Kabupaten Grobogan 2025-2029 di Tempat Wisata Jatipohon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 5 Mei 2025. (Achmad Fazeri/diswayjateng.id)--

GROBOGAN, diswayjateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan berencana mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp 250 miliar guna mendanai proyek-proyek infrastruktur strategis, terutama mengenai penataan sistem drainase dan pengendalian banjir di Purwodadi dan sekitarnya.

Hal itu disampaikanKepala Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Grobogan, Afi Wildani, usai pembukaan acara Musrenbang RPJMD Kabupaten Grobogan 2025-2029 di Objek Wisata Jatipohon, Kabupaten Grobogan, Senin 5 Mei 2025.

Afi mengatakan, langkah itu menjadi bagian dari upaya jangka menengah dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Grobogan 2025-2029. Yakni menjawab berbagai tantangan pembangunan seperti genangan air saat musim hujan maupun infrastruktur yang mendesak untuk dibenahi.

“Tahun ini, kami sedang menyiapkan master plan hingga Detail Engineering Design (DED), yang fokus utamanya yaitu perbaikan sistem drainase kota,” ujarnya.

Menurut Afi, masalah banjir di wilayah Purwodadi, tidak lepas dari pengaruh Daerah Aliran Sungai (DAS) Tuntang serta Lusi, sehingga perlu koordinasi intensif dengan pemerintah pusat agar solusi penanganan lebih menyeluruh.

"Dengan kondisi APBD yang terbatas, pinjaman daerah menjadi alternatif strategis percepatan pembangunan,” tegasnya.

Afi menjelaskan, pinjaman sebesar Rp 250 miliar itu rencananya akan mulai dicairkan pada tahun 2026, dengan skema angsuran selama empat tahun mulai dari tahun 2027 sampai 2030, yakni per tahun sebesar Rp 60 miliar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: