Kurangi Gawai dan Jaga Kesehatan, Pesan Bupati Samani kepada Pelajar di Kudus
Bupati Sam’ani mengajak siswa SMP 1 Dawe membiasakan diri dengan tujuh kebiasaan hebat.-arief pramono/diswayjateng.id-
KUDUS, diswyajateng.id- Tujuh kebiasaan anak hebat yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, bertujuan membentuk karakter positif sejak dini yang sangat penting dilakukan.
Selain itu, tujuh kebiasaan ini merupakan pondasi mencetak generasi emas yang berilmu dan berakhlak mulia. Pesan ini diungkapkan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, saat kunjungan di SMP Negeri 1 Dawe, Kamis (17/4/2025).
Menurut Samani, siswa merupakan generasi penerus yang kelak akan menjadi tulang punggung kemajuan bangsa. Karena itu, membentuk karakter positif sejak dini sangat penting dilakukan.
“Tujuh kebiasaan ini merupakan pondasi untuk mencetak generasi emas yang berilmu dan berakhlak mulia,” ujar Bupati Samani.
BACA JUGA:Kudus Torehkan Sejarah Perfilman, Gelar FFAB 2025 Tingkat Nasional
BACA JUGA:Usai Terpilih Pimpin Kota Kretek, RS Sarkies Aisyiyah Kudus Tagih Janji Bupati
Adapun tujuh kebiasaan anak hebat yang dimaksud, kata Samani, meliputi bangun pagi, beribadah secara rutin dan aktif berolahraga. Kemudian mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, rajin belajar, aktif dalam kehidupan sosial, serta tidur tepat waktu.
Siswa yang terbiasa belajar secara aktif, imbuh Samani, memiliki semangat tinggi untuk menggali pengetahuan, termasuk mempelajari bahasa dan ilmu baru lainnya.
“Jika tujuh kebiasaan ini diterapkan secara konsisten, maka kita akan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sam’ani juga mengapresiasi bakat dan potensi siswa SMPN 1 Dawe. Sebab yang tak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga di ranah non-akademik.
Ia menyebut sejumlah siswa memiliki kemampuan menari, bermain teater, hingga baris-berbaris.
“Saya bangga dan terharu melihat semangat serta antusiasme siswa SMP 1 Dawe. Mereka memiliki semangat belajar yang tinggi dan menunjukkan bakat luar biasa,” ujarnya dengan penuh semangat.
Samani juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan agar proses belajar mengajar berjalan lancar. Ia mengimbau siswa mengurangi penggunaan gawai saat belajar.
“Fokus saat belajar itu penting. Hindari bermain gadget saat belajar agar konsentrasi terjaga. Dan jangan lupa, jaga kesehatan agar kalian bisa terus semangat mengikuti pelajaran,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
