11 Rumah di Wonosobo Ludes Terbakar, Satu Warga Terluka

11 Rumah di Wonosobo Ludes Terbakar, Satu Warga Terluka

Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Krajan, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Sabtu (12/9/2026). Sebanyak 11 rumah ludes terbakar.-Istimewa/ Umar Dani -

WONOSOBO, diswayjateng.idKebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Krajan, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten WONOSOBO, Sabtu (12/9/2026). Sebanyak 11 rumah warga WONOSOBO ludes terbakar dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran juga menyebabkan sejumlah bangunan lain mengalami kerusakan dan seorang warga mengalami luka bakar.

Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo Sumekto Hendra Kustanto mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran setelah api sudah membesar dan mulai merembet ke bangunan di sekitarnya.

“Kebakaran terjadi sekitar setengah 9 pagi. Api dari satu rumah kemudian merambat cepat ke rumah-rumah lainnya,” ujar Sumekto saat dihubungi wartawan Sabtu (12/9).

BACA JUGA:Kebakaran Lahan Perhutani di Karanggayam Kebumen, Petugas Berjalan Kaki untuk Padamkan Api

BACA JUGA:Belum Genap 24 Jam, Kebakaran Lahan di Grobogan Terjadi Lagi Gegara Hal Sepele

Berdasarkan laporan sementara BPBD Kabupaten Wonosobo, total 17 bangunan terdampak dalam kebakaran tersebut.

Rinciannya, 11 rumah habis terbakar, satu rumah rusak berat, dua gudang rusak berat, dua rumah rusak ringan, serta satu bangunan musala mengalami kerusakan ringan.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 08.30 WIB. Petugas pemadam kebakaran menerima informasi kejadian pada pukul 08.50 WIB.

Tim Damkar Wonosobo kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 08.52 WIB dan tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB.

BACA JUGA:23 Kebakaran Lahan Terjadi di Batang, 14 Kasus Dipicu Bakar Sampah

BACA JUGA:Dua Kebakaran Terjadi di Semarang dalam Sehari, Pabrik Kertas dan 6 Kios PKL Dilalap Api

Kebakaran bermula saat salah seorang warga melihat kepulan asap dari lantai dua rumah milik Khasoni dan istrinya, Juli, di Dusun Krajan RT 02/RW 07, Desa Tieng. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut kemudian dengan cepat merambat ke bangunan lain. 

Kondisi sejumlah bangunan yang menggunakan material semi permanen membuat api semakin mudah menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: