Imbauan untuk Masyarakat yang Akan Menyampaikan Aspirasi
Menyikapi adanya rencana aksi masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi terkait penyelenggaraan konser,
Polda Jateng mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial.
Yuliyanto juga mengimbau peserta aksi untuk tidak melakukan tindakan provokatif, vandalisme, maupun perbuatan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban dan merusak kawasan cagar budaya.
Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, Polda Jateng bersama TNI, Pemerintah Kabupaten Magelang, dan pengelola kawasan Candi Borobudur telah menyiapkan pengamanan terpadu.
Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan proporsional.
BACA JUGA:Rob Lahap 400 Hektare Lebih di Batang, Kapolda Jateng Turun Tanam Mangrove
BACA JUGA:Polda Jateng Sita 2.604 Botol Miras di Karimunjawa, Kapal Diduga Tanpa SPB
Personel gabungan, termasuk Polwan negosiator, disiagakan untuk memastikan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai elemen masyarakat berjalan baik.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya maupun ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Mari kita jaga toleransi, persaudaraan, dan suasana yang kondusif. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa Jawa Tengah merupakan daerah yang aman, damai, dan ramah bagi penyelenggaraan kegiatan berskala internasional," lanjutnya.
Menutup keterangannya, Yuliyanto menegaskan bahwa Polda Jateng berkomitmen memberikan perlindungan dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan pandangan maupun kepentingannya.
BACA JUGA:MUI Desak Konser Andrea Bocelli Dibatalkan, Polda Jateng Buka Suara
BACA JUGA:Demo Mahasiswa di Semarang, Kapolda Jateng Temui Massa Untuk Jaga Ketertiban
Pengamanan tidak hanya ditujukan bagi penonton konser, tetapi juga masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi, wisatawan, serta warga yang beraktivitas di sekitar kawasan Borobudur.
"Polri hadir untuk melindungi hak dan keselamatan seluruh masyarakat. Kami menghormati hak warga untuk menyampaikan aspirasi, sekaligus memastikan para wisatawan, penonton, dan masyarakat umum dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.